Agriculture Farming Service

Agriculture Farming Service – Layanan pertanian modern yang membantu petani meningkatkan hasil panen melalui teknologi, manajemen lahan, dan solusi berkelanjutan

Breaking News

Breaking News! Simak kabar terbaru dan paling update hanya di sini. Kami hadir menyajikan informasi tercepat, akurat, dan terpercaya langsung dari lapangan. Jangan lewatkan momen penting yang sedang terjadi sekarang juga!

Seputar Olah Raga

Breaking News Olahraga! ⚽🏀🏸

Update tercepat tentang kabar olahraga terkini dari dalam dan luar negeri. Mulai dari sepak bola, bulu tangkis, basket, hingga olahraga trending lainnya. Simak informasi paling fresh dan jangan lewatkan momen bersejarah di dunia olahraga!

📌 Subscribe dan aktifkan notifikasi 🔔 biar nggak ketinggalan kabar terbaru.

Channel Katebat

KATEBAD ala kocak! 🤣🎥

Film pendek parodi yang menggabungkan berita terkini dengan sentuhan humor segar. Dijamin bikin ngakak tapi tetap ada pesan yang bisa dipetik. Tonton sampai habis, karena ending-nya bikin kaget!

📌 Jangan lupa Subscribe, kasih like 👍, dan share ke teman biar ikut ketawa bareng.

Info Seputar Megawati

Arabica Coffee House Kadınlar 1. Ligi, adalah nama resmi dari kompetisi Voleybol Kadınlar 1. Ligi di bawah naungan Türkiye Voleybol Federasyonu (TVF), yang kini menjadi penyelenggara utama dengan status nama sponsor

Tampilkan postingan dengan label NUTRISI TANAMAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NUTRISI TANAMAN. Tampilkan semua postingan

29 Agu 2025

Membongkar Misteri Mikoriza: Bisa Nggak Sih Hidup Tanpa Inang?

Membongkar Misteri Mikoriza: Bisa Nggak Sih Hidup Tanpa Inang?

Membongkar Misteri Mikoriza: Bisa Nggak Sih Hidup Tanpa Inang?

Dipublikasikan oleh Admin | Tanggal:

Ditulis oleh seorang pecinta alam yang sering nyemplung ke tanah berjamur demi mencari jawabannya!

Ilustrasi jamur mikoriza di akar tanaman

Sumber gambar: h.imgbb.com

Kalau kamu pernah nyangkul di kebun dan lihat akar tanaman yang kayak dililit benang putih, kemungkinan besar itu mikroiza. Jujur aja, dulu saya kira itu jamur parasit. Ternyata salah besar. Mikoriza justru jadi sahabat terbaik akar tanaman. Mereka saling bantu: tanaman dapat nutrisi, jamur dapat makanan. Tapi yang bikin saya penasaran: emangnya bisa nggak mikoriza hidup tanpa inang?

Kenalan Lebih Dekat Sama Mikoriza

Mikoriza itu hubungan simbiosis mutualisme antara jamur tanah dan akar tanaman. Dalam istilah ilmiah, ada dua tipe utama: ektomikoriza dan endomikoriza (arbuskula). Keduanya sama-sama punya peran vital di ekosistem tanah, terutama buat penyerapan fosfor, nitrogen, dan unsur mikro. Saya dulu baru ngeh betapa pentingnya mikoriza pas gagal tanam cabai di lahan kering. Tanpa mikoriza, akar cabai saya kayak “kelaparan”.

Mikoriza: Sahabat Setia Tanaman atau Bisa Mandiri?

Ini pertanyaan besar. Jawabannya: mikroiza sulit hidup tanpa inang. Kenapa? Karena sebagian besar mikoriza obligat biotrof. Artinya, mereka butuh karbon dari tanaman buat tumbuh. Mereka nggak bisa produksi makanan sendiri lewat fotosintesis. Jadi tanpa akar tanaman, mereka bakal kesulitan bertahan lama.

Mikoriza di hutan alami

Sumber gambar: Unsplash

Pengalaman Pribadi: Eksperimen Mikoriza Tanpa Inang

Pernah suatu waktu saya iseng coba “membiakkan” mikoriza di laboratorium rumah sederhana. Saya ambil sampel tanah kaya mikoriza dari kebun mangga tetangga. Saya taruh di wadah steril, tanpa tanaman. Awal minggu, benang jamurnya masih kelihatan. Minggu ke-4, pelan-pelan hilang. Dari situ saya sadar, mikoriza itu nggak seperti jamur biasa yang bisa tumbuh di media sendiri. Mereka memang butuh akar buat berkembang.

Fakta Sains Tentang Ketergantungan Mikoriza

  • Obligat biotrof: Hampir semua mikoriza arbuskula tidak bisa hidup tanpa tanaman inang.
  • Hubungan karbon: Hingga 20% karbon hasil fotosintesis tanaman diberikan ke mikoriza.
  • Ekosistem alami: Mikoriza berperan penting dalam kesehatan hutan, sawah, dan kebun organik.

Kenapa Mikoriza Penting Buat Petani dan Pecinta Tanaman?

Kalau kamu suka berkebun, pakai pupuk mikoriza itu bisa bikin tanaman lebih tahan stres dan penyakit. Saya pernah coba pupuk mikoriza waktu nanam kopi di dataran tinggi. Bedanya luar biasa. Akar jadi lebih panjang, daun lebih hijau, dan hasil panen lebih banyak. Selain itu, mikoriza bikin tanah lebih gembur dan kaya organisme baik.

Akar tanaman yang sehat karena mikoriza

Sumber gambar: Unsplash

Cara Memanfaatkan Mikoriza di Kebun Rumah

  1. Gunakan pupuk mikoriza komersial saat menanam bibit baru.
  2. Hindari penggunaan fungisida berlebihan yang membunuh jamur baik.
  3. Jaga kelembapan tanah agar spora mikoriza tetap aktif.
  4. Rotasi tanaman untuk menjaga keberagaman jamur tanah.

Kalau mau beli pupuk mikoriza, pastikan pilih produk dengan spora hidup. Saya biasanya beli di Tokopedia atau Shopee, dan cek review dulu. Percaya deh, investasi kecil ini hasilnya besar.

Kesimpulan: Hidup Tanpa Inang? Hampir Mustahil!

Mikoriza itu makhluk luar biasa. Tapi hidup mandiri tanpa inang? Hampir mustahil. Mereka sudah berevolusi jutaan tahun buat jadi sahabat akar. Jadi kalau mau ekosistem sehat, pastikan tanah kita kaya mikoriza. Mereka kunci keseimbangan alam yang sering kita abaikan.

Backlink Rekomendasi:

© 2025 Nama Blogger. Semua hak cipta dilindungi.

12 Jun 2023

Rahasia Sukses Budidaya Tanaman Terong Tips Terbaik yang Wajib Anda Ketahui

Rahasia Sukses Budidaya Tanaman Terong Tips Terbaik yang Wajib Anda Ketahui

Budidaya tanaman terong di kebun Anda bisa menjadi pengalaman yang memuaskan dan menyenangkan. Terong adalah tanaman yang menghasilkan buah yang lezat dan bermanfaat dalam banyak resep masakan. Namun, untuk mencapai hasil panen yang maksimal, Anda perlu mengetahui beberapa tips terbaik dalam menanam tanaman terong yang menakjubkan. Berikut adalah panduan yang akan membantu Anda memulai :

Pemilihan Varietas Terong yang Tepat

Ketika memilih varietas terong untuk ditanam, perhatikan faktor-faktor seperti iklim, kebutuhan air, dan preferensi rasa. Beberapa varietas terong yang populer antara lain "Black Beauty" yang memiliki buah berwarna ungu pekat, "Japanese Eggplant" yang lebih kecil dan ramping, serta "Garden Egg" yang cocok untuk iklim tropis.

Iklim Yang Tepat : Pertimbangkan kondisi iklim di daerah Anda. Beberapa varietas terong lebih cocok untuk iklim tropis, sedangkan yang lain lebih tahan terhadap cuaca yang lebih dingin. Pastikan untuk memilih varietas yang sesuai dengan iklim tempat Anda tinggal agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Keperluan Air : Perhatikan kebutuhan air dari setiap varietas terong. Beberapa varietas mungkin membutuhkan penyiraman yang lebih sering dan intensif, sementara yang lain lebih tahan kekeringan. Pilih varietas yang sesuai dengan ketersediaan air di daerah Anda agar tanaman dapat tumbuh dengan baik tanpa masalah kekurangan air.

Ukuran dan Bentuk Buah : Perhatikan ukuran dan bentuk buah yang dihasilkan oleh varietas terong. Beberapa varietas menghasilkan buah yang lebih besar dan panjang, sedangkan yang lain menghasilkan buah yang lebih kecil dan bulat. Pilih varietas yang sesuai dengan preferensi Anda dan kebutuhan penggunaan buah terong tersebut.

Warna dan Tekstur Buah : Varian terong memiliki beragam warna dan tekstur buah. Ada yang berwarna ungu, hijau, kuning, atau putih. Beberapa varietas memiliki kulit yang halus, sedangkan yang lain memiliki kulit yang sedikit berduri. Pilih varietas dengan warna dan tekstur buah yang Anda sukai dan sesuai dengan kebutuhan masakan Anda.

Rasa : Setiap varietas terong memiliki rasa yang sedikit berbeda. Ada yang memiliki rasa manis, ada yang sedikit pahit, dan ada yang lebih tajam. Pertimbangkan preferensi rasa Anda dan pilih varietas yang sesuai dengan selera Anda atau kebutuhan resep masakan yang akan Anda gunakan.

Persiapan Tanah yang Baik Untuk Budidaya terong

Persiapan tanah yang baik sangat penting dalam budidaya terong. Tanah yang subur dan kaya nutrisi akan memberikan kondisi optimal bagi pertumbuhan tanaman terong. Berikut adalah langkah-langkah untuk mempersiapkan tanah yang baik sebelum menanam terong:

Membersihkan Lahan : Langkah pertama adalah membersihkan lahan dari gulma, sampah, dan sisa-sisa tanaman sebelumnya. Pastikan tidak ada sisa akar gulma yang tersisa, karena hal ini dapat bersaing dengan nutrisi tanaman terong.

Penggemburan Tanah : Gunakan cangkul atau bajak untuk menggemburkan tanah secara menyeluruh. Hal ini membantu memecah gumpalan tanah dan meningkatkan drainase serta sirkulasi udara di dalam tanah. Pastikan tanah tidak terlalu padat agar akar terong dapat menembusnya dengan mudah.

Pemberian Bahan Organik : Tambahkan bahan organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang, atau humus ke dalam tanah. Bahan organik akan meningkatkan kandungan nutrisi, struktur, dan kemampuan menahan air tanah. Campurkan bahan organik dengan tanah secara merata.

Analisis Tanah : Lakukan analisis tanah untuk mengetahui kebutuhan nutrisi tanah. Hal ini dapat dilakukan dengan mengirim sampel tanah ke laboratorium atau menggunakan alat uji pH dan kebutuhan nutrisi tanah yang tersedia di pasaran. Berdasarkan hasil analisis, Anda dapat menyesuaikan pemupukan yang dibutuhkan.

Pemberian Pupuk Dasar : Sebelum menanam terong, berikan pupuk dasar yang mengandung nutrisi utama seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk ini dapat diberikan secara merata di seluruh lahan atau dalam lubang tanam masing-masing tanaman. Ikuti petunjuk dosis yang dianjurkan pada kemasan pupuk.

Pengolahan Tanah Tambahan : Setelah memberikan pupuk dasar, gemburkan kembali tanah agar pupuk dapat tercampur dengan baik. Pastikan tanah dalam kondisi yang rata dan siap untuk ditanami.

Setelah melakukan persiapan tanah yang baik, tanah Anda siap untuk menanam bibit terong. Pastikan untuk memilih varietas terong yang sesuai dengan kondisi lingkungan dan iklim di daerah Anda. Jaga kelembapan tanah dan lakukan pemeliharaan yang baik selama proses pertumbuhan terong. Dengan persiapan tanah yang baik, Anda dapat meningkatkan kesuksesan budidaya terong Anda. Selamat mencoba!

Penyemaian dan Penanaman bibit terong

Penyemaian dan penanaman bibit terong adalah langkah penting dalam budidaya tanaman terong. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk penyemaian dan penanaman yang berhasil:

Persiapan Wadah atau Benih : Persiapkan wadah penyemaian yang cocok, seperti pot atau baki berlubang untuk drainase yang baik. Pastikan wadah tersebut bersih dan steril sebelum digunakan. Anda juga dapat menggunakan tray semai atau biji terong yang telah dibeli dari penjual terpercaya.

Media Tanam : Siapkan media tanam yang baik dengan campuran tanah taman dan pupuk organik. Pastikan media tanam cukup gembur dan memiliki drainase yang baik. Jika menggunakan biji terong, tanam biji dalam media tanam dengan kedalaman yang sesuai (sekitar 1-2 cm). Jika menggunakan bibit terong yang sudah tumbuh, siapkan lubang tanam yang cukup besar dan dalam.

Penyemaian Biji : Tempatkan biji terong di media tanam dengan jarak yang cukup antara satu biji dengan biji lainnya. Tutup biji dengan sedikit media tanam dan tekan perlahan agar rapat. Pastikan biji terbenam dengan baik namun tidak terlalu dalam. Sirami media tanam dengan air secukupnya, tetapi tidak terlalu basah.

Penyinaran : Letakkan wadah penyemaian di tempat yang terkena sinar matahari langsung atau di bawah lampu tumbuh. Terong membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk pertumbuhan yang baik. Pastikan suhu ruangan atau lingkungan yang cocok untuk penyemaian bibit terong.

Perawatan Bibit : Jaga kelembaban media tanam dengan menyiraminya secara teratur, tetapi jangan terlalu basah. Pastikan media tanam tetap lembab namun tidak tergenang air. Perhatikan juga suhu dan ventilasi ruangan agar bibit terong tumbuh dengan baik.

Penanaman Bibit Terong : Setelah bibit terong tumbuh sekitar 15 cm dan memiliki beberapa daun yang sehat, bibit sudah siap untuk ditanam di kebun atau tempat yang tetap. Pastikan tanah di lokasi penanaman telah disiapkan sebelumnya dengan persiapan tanah yang baik. Tanam bibit terong dengan jarak yang cukup antara satu bibit dengan bibit lainnya (sekitar 60 cm).

Perawatan Lanjutan : Setelah penanaman, beri air secara teratur untuk menjaga kelembaban tanah. Pastikan terong mendapatkan sinar matahari yang cukup (minimal 6-8 jam per hari). Lakukan pemupukan rutin sesuai dengan petunjuk yang dianjurkan. Pemangkasan juga dapat dilakukan untuk mempromosikan pertumbuhan yang lebih baik.

Pengairan yang Tepat Untuk Tanaman Terong

Pengairan yang tepat sangat penting dalam budidaya tanaman terong. Tanaman terong membutuhkan kelembaban yang cukup untuk pertumbuhannya yang optimal. Berikut adalah beberapa tips mengenai pengairan yang tepat untuk tanaman terong :

Kebutuhan Air : Tanaman terong membutuhkan penyiraman yang cukup tetapi tidak berlebihan. Jaga agar tanah tetap lembab namun tidak tergenang air. Pastikan untuk menyiram tanaman secara teratur, terutama saat cuaca panas atau tanah terasa kering. Perhatikan kebutuhan air tanaman terong yang dapat bervariasi tergantung pada kondisi iklim dan jenis tanah di daerah Anda.

Frekuensi Penyiraman : Penting untuk menjaga kelembaban tanah secara konsisten dengan menyiram tanaman secara teratur. Lakukan penyiraman secara merata di sekitar akar tanaman terong. Periksa kelembaban tanah dengan menyentuh tanah dengan jari Anda. Jika tanah terasa kering di permukaan, maka saatnya untuk menyiram tanaman terong.

Waktu Penyiraman : Hindari penyiraman pada saat tengah hari atau saat sinar matahari sedang sangat kuat. Sebaiknya lakukan penyiraman pagi atau sore hari, ketika suhu lebih sejuk dan tanaman dapat menyerap air dengan lebih baik. Hal ini juga membantu menghindari penguapan air yang berlebihan.

Metode Penyiraman : Gunakan metode penyiraman yang tepat, seperti menggunakan selang atau sprayer untuk menyiram tanaman terong. Pastikan air disalurkan dengan lembut dan merata di sekitar akar tanaman. Hindari menyiramkan air secara langsung ke daun tanaman, karena dapat meningkatkan risiko penyakit dan mempengaruhi pertumbuhan tanaman.

Drainase yang Baik : Pastikan tanah memiliki sistem drainase yang baik untuk menghindari tergenangnya air di sekitar akar tanaman terong. Tanah yang tergenang dapat menyebabkan akar membusuk dan merusak pertumbuhan tanaman. Pastikan lahan penanaman terong memiliki lubang drainase yang cukup dan menggunakan media tanam yang memiliki kemampuan drainase yang baik.

Pantau Kondisi Tanaman : Perhatikan tanda-tanda kelebihan atau kekurangan air pada tanaman terong. Jika daun terlihat layu dan kering, itu bisa menjadi tanda kekurangan air. Namun, jika daun terlihat menguning atau terdapat bercak-bercak coklat, itu bisa menjadi tanda kelebihan air. Sesuaikan kebutuhan air berdasarkan kondisi tanaman Anda.

Pemupukan Pada Tanaman Terong

Pemupukan yang tepat sangat penting dalam budidaya tanaman terong. Pemupukan yang baik akan memberikan nutrisi yang cukup untuk tanaman dan mempromosikan pertumbuhan yang optimal. Berikut adalah beberapa tips mengenai pemupukan pada tanaman terong:

Pemupukan Awal : Sebelum menanam bibit terong, berikan pupuk dasar yang mengandung nutrisi utama seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Pemupukan awal ini membantu mempersiapkan tanah dengan nutrisi yang cukup sebelum tanaman terong ditanam. Campurkan pupuk dasar ke dalam tanah dengan merata.

Pemupukan Lanjutan : Setelah tanaman terong tumbuh, lakukan pemupukan lanjutan secara berkala. Pilih pupuk yang mengandung nutrisi lengkap atau sesuai dengan kebutuhan tanaman terong. Umumnya, pupuk dengan komposisi NPK (nitrogen, fosfor, kalium) seimbang dapat digunakan. Perhatikan petunjuk dosis yang dianjurkan pada kemasan pupuk.

Frekuensi Pemupukan : Lakukan pemupukan secara teratur sesuai dengan tahapan pertumbuhan tanaman terong. Biasanya, pemupukan dapat dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Namun, perhatikan juga kondisi tanaman dan tanah. Jika tanaman terlihat sehat dan tanah sudah cukup subur, pemupukan dapat dilakukan dengan frekuensi yang lebih jarang.

Pemupukan Organik : Selain pupuk kimia, pertimbangkan juga penggunaan pupuk organik seperti pupuk kompos, pupuk kandang, atau pupuk hijau. Pupuk organik memberikan nutrisi secara alami dan meningkatkan kualitas tanah. Pemupukan organik dapat dilakukan bersamaan dengan pemupukan kimia atau digunakan sebagai pupuk tambahan.

Penyesuaian Pemupukan : Perhatikan kondisi tanaman terong dan tanah secara keseluruhan. Jika tanaman terlihat kurang subur atau mengalami gejala kekurangan nutrisi tertentu, lakukan penyesuaian pemupukan. Tambahkan pupuk dengan kandungan nutrisi yang diperlukan, seperti pupuk nitrogen jika tanaman terong terlihat menguning atau pupuk fosfor jika pertumbuhan tanaman terhambat.

Irigasi Setelah Pemupukan : Setelah melakukan pemupukan, pastikan untuk menyiram tanaman dengan air secukupnya. Hal ini membantu nutrisi dalam pupuk larut dan terserap oleh akar tanaman dengan baik. Jaga kelembaban tanah secara konsisten setelah pemupukan.

Perhatikan Dosis Pemupukan : Jangan berlebihan dalam memberikan pupuk pada tanaman terong. Menggunakan pupuk dengan dosis yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah seperti pembakaran akar atau pertumbuhan tanaman yang tidak seimbang. Ikuti petunjuk dosis pemupukan yang dianjurkan dan sesuaikan dengan kondisi tanaman dan tanah.

Pengendalian Hama dan Penyakit Pada Tanaman Terong

Pengendalian hama dan penyakit pada tanaman terong merupakan langkah penting dalam menjaga keberhasilan budidaya. Tanaman terong rentan terhadap serangan hama dan penyakit tertentu yang dapat merusak pertumbuhan dan hasil panen. Berikut adalah beberapa tips pengendalian hama dan penyakit pada tanaman terong:

Identifikasi Hama dan Penyakit : Kenali hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman terong, seperti ulat, kutu daun, trips, embun tepung, dan penyakit layu fusarium. Pelajari ciri-ciri dan gejala-gejala yang muncul agar dapat mengidentifikasinya dengan baik.

Pemilihan Varietas Tahan Hama dan Penyakit : Pilih varietas tanaman terong yang memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit tertentu. Beberapa varietas terong telah dikembangkan untuk memiliki resistensi terhadap serangan hama dan penyakit tertentu. Konsultasikan dengan penjual bibit atau petani berpengalaman untuk mendapatkan varietas yang sesuai dengan kondisi daerah Anda.

Rotasi Tanaman : Praktikkan rotasi tanaman dengan menanam tanaman terong secara bergiliran dengan tanaman lain dalam keluarga yang berbeda. Hal ini membantu mengurangi risiko penyebaran hama dan penyakit yang spesifik pada tanaman terong. Rotasi tanaman juga membantu menjaga keseimbangan nutrisi dalam tanah.

Kebersihan Lingkungan : Jaga kebersihan lingkungan sekitar tanaman terong. Buang sisa-sisa tanaman yang sudah mati atau terinfeksi penyakit dengan benar. Bersihkan gulma dan sisa-sisa organik yang dapat menjadi tempat persembunyian hama. Pastikan juga alat-alat pertanian yang digunakan steril sebelum digunakan kembali.

Penggunaan Pestisida Nabati : Gunakan pestisida nabati sebagai alternatif pengendalian hama dan penyakit. Beberapa bahan alami seperti ekstrak bawang putih, daun neem, atau sabun potasium dapat membantu mengendalikan serangan hama seperti kutu daun atau trips. Persiapkan dan gunakan pestisida nabati sesuai dengan petunjuk yang dianjurkan. Namun Disini Kita menggunakan pestisida Metode Jadam.

Monitoring Rutin : Lakukan monitoring rutin terhadap tanaman terong Anda. Periksa daun, batang, dan buah secara teratur untuk mendeteksi adanya tanda-tanda serangan hama atau penyakit. Jika ditemukan gejala yang mencurigakan, segera lakukan tindakan pengendalian yang tepat.

Panen dan Pemeliharaan Pasca Panen

Tanaman terong biasanya siap dipanen dalam waktu 60-80 hari setelah penanaman. Panen buah terong ketika kulitnya sudah berkilau dan lembut saat ditekan. Jangan biarkan buah terong terlalu lama di tanaman karena dapat mempengaruhi kualitas dan rasa buah.

Mengimplementasikan langkah-langkah pengendalian hama dan penyakit yang tepat, Anda dapat melindungi tanaman terong dari serangan yang merusak dan memastikan pertumbuhan yang sehat serta hasil panen yang optimal. Selalu perhatikan kebersihan lingkungan dan lakukan tindakan pengendalian yang sesuai dengan kebutuhan tanaman terong Anda.

Dengan mengikuti tips-tips di atas, Anda akan dapat menanam tanaman terong yang menakjubkan dan menghasilkan panen yang melimpah. Selamat menanam terong di kebun Anda! 

29 Mar 2023

Rahasia Sukses Bertani Organik: Pelajari Cara Memulainya dengan Benar

Bertani organik semakin populer belakangan ini, karena semakin banyak orang yang menyadari pentingnya konsumsi makanan sehat dan alami. Bertani organik juga lebih ramah lingkungan, karena tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya yang berbahaya bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Namun, untuk memulai Bertani organik, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar sukses dan mendapatkan hasil yang maksimal. Berikut ini adalah beberapa tips untuk memulai bertani organik dengan benar :

Pilih lokasi yang tepat

Pilihan lokasi yang tepat sangat penting untuk memulai kegiatan atau bisnis apa pun, termasuk pertanian organik. Lokasi yang tepat akan memberikan keuntungan dalam hal aksesibilitas, kondisi lingkungan, dan kesuburan tanah. Untuk memilih lokasi yang tepat untuk pertanian organik, pertimbangkan beberapa faktor berikut :

Pencahayaan : Pilih lokasi yang terkena sinar matahari secara cukup. Tanaman organik membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh dengan baik. Pertimbangkan juga adanya rintangan seperti gedung atau pohon yang dapat menghalangi sinar matahari.

Ketersediaan air : Pastikan lokasi memiliki akses ke sumber air yang cukup. Air sangat penting untuk tanaman dan dibutuhkan dalam jumlah yang cukup untuk memastikan pertumbuhan yang sehat.

Drainase : Drainase adalah sistem yang digunakan untuk mengalirkan air dari lahan pertanian atau perkebunan. Sistem drainase yang baik dapat membantu mencegah terjadinya genangan air dan mempertahankan keseimbangan kelembaban tanah.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengatur drainase pada pertanian atau perkebunan :

Buat saluran drainase yang tepat : Pastikan saluran drainase dibuat dengan tepat dan cukup besar untuk menampung air. Saluran drainase dapat dibuat dengan menggunakan pipa atau saluran terbuka tergantung pada kondisi lahan.

Pastikan saluran drainase bersih : Pastikan saluran drainase selalu bersih dan tidak tersumbat oleh sampah atau bahan organik lainnya. Sampah atau bahan organik yang menumpuk di saluran drainase dapat menyebabkan air meluap dan merusak tanaman.

Gunakan sistem irigasi yang tepat : Pilih sistem irigasi yang tepat dan sesuai dengan jenis tanaman yang ditanam. Sistem irigasi yang baik dapat membantu mengontrol kelembaban tanah dan mencegah terjadinya genangan air.

Perhatikan kondisi tanah : Pastikan tanah tidak terlalu padat dan dapat menyerap air dengan baik. Tanah yang terlalu padat dapat menyebabkan air tidak dapat meresap ke dalam tanah dan menyebabkan terjadinya genangan air.

Dengan menerapkan sistem drainase yang baik, Anda dapat membantu menjaga kelembaban tanah dan mencegah terjadinya kerusakan tanaman akibat genangan air.

Pastikan lokasi memiliki sistem drainase yang baik. Terlalu banyak air atau air yang tergenang dapat merusak tanaman dan mempengaruhi kualitas hasil panen.

Selalu menggunakan bibit organik

Bibit organik lebih sehat dan lebih cocok untuk ditanam di tanah organik. Anda dapat membeli bibit organik di toko pertanian atau petani lokal.

Menggunakan bibit organik adalah salah satu kunci keberhasilan dalam pertanian organik. Bibit organik lebih sehat dan lebih cocok untuk tumbuh di lingkungan organik. Selain itu, bibit organik juga dihasilkan dari tanaman yang ditanam tanpa menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya yang berbahaya berikut adalah beberapa cara untuk mendapatkan bibit organik :

Membeli bibit organik di toko : Anda dapat mencari toko pertanian atau petani lokal yang menjual bibit organik. Pastikan bibit yang Anda beli memiliki sertifikat organik.

Menanam sendiri bibit organik : Anda juga dapat menanam sendiri bibit organik dari biji atau stek. Pastikan bibit tersebut berasal dari tanaman organik dan jangan menggunakan bibit dari tanaman yang ditanam dengan pestisida atau bahan kimia berbahaya.

Bergabung dengan kelompok tani organik : Bergabung dengan kelompok tani organik dapat membantu Anda mendapatkan bibit organik dengan lebih mudah dan murah. Selain itu, bergabung dengan kelompok tani organik juga dapat membantu Anda memperluas jaringan dan belajar dari pengalaman orang lain.

Pelajari teknik tanam organik

Teknik tanam organik memerlukan pendekatan yang berbeda dari teknik tanam konvensional. Berikut adalah beberapa teknik tanam organik yang dapat Anda terapkan 

  1. Penggunaan pupuk organik dan kompos : Pupuk organik dan kompos adalah sumber nutrisi utama untuk tanaman organik. Pupuk organik seperti pupuk kandang, pupuk hijau, dan pupuk daun dapat memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman. Kompos adalah campuran dari bahan organik seperti sisa tanaman, kotoran hewan, dan bahan organik lainnya yang diuraikan oleh mikroorganisme untuk menjadi pupuk yang lebih baik.
  2. Penanaman langsung : Penanaman langsung adalah teknik tanam organik yang melibatkan penanaman langsung ke dalam tanah. Teknik ini memungkinkan tanaman untuk mendapatkan nutrisi langsung dari tanah dan meminimalkan risiko transplantasi.
  3. Rotasi tanaman : Rotasi tanaman adalah teknik tanam organik yang melibatkan pergantian tanaman dalam satu area setiap musim tanam. Hal ini dapat membantu mencegah kelelahan tanah dan mempertahankan kesuburan tanah.
  4. Penutupan tanah : Penutupan tanah adalah teknik tanam organik yang melibatkan penutupan tanah dengan bahan organik seperti jerami atau dedaunan untuk mempertahankan kelembaban dan menghambat pertumbuhan gulma.
  5. Penggunaan pestisida organik : Pertanian organik tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia berbahaya. Sebagai gantinya, gunakan pestisida organik seperti minyak neem atau sabun insektisida untuk mengendalikan populasi hama.

Lakukan pemeliharaan secara teratur

Setelah Anda memilih lokasi yang tepat dan menggunakan bibit organik, langkah selanjutnya adalah melakukan pemeliharaan secara teratur. Berikut adalah beberapa tips untuk melakukan pemeliharaan pertanian organik :

Memberikan nutrisi yang cukup : Pertanian organik membutuhkan nutrisi yang cukup untuk pertumbuhan tanaman. Gunakan pupuk organik atau kompos untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi tanaman.

  1. Membersihkan gulma : Gulma dapat bersaing dengan tanaman organik untuk mendapatkan nutrisi dan air. Pastikan Anda membersihkan gulma secara teratur agar tanaman organik dapat tumbuh dengan baik.
  2. Mengontrol hama : Pertanian organik tidak menggunakan pestisida dan bahan kimia lainnya yang berbahaya. Sebagai gantinya, gunakan metode pengendalian hama alami seperti penggunaan predator alami atau metode penutupan untuk mengendalikan populasi hama.
  3. Mengatur pola tanam yang baik : Mengatur pola tanam yang baik dapat membantu tanaman organik tumbuh dengan lebih sehat. Gunakan rotasi tanaman untuk menghindari kelelahan tanah dan mempertahankan kesuburan tanah.

Dengan melakukan pemeliharaan secara teratur, pertanian organik dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil panen yang berkualitas.

Dengan mengikuti tips di atas, Anda dapat memulai bertani organik dengan benar dan sukses. Bertani organik dapat menjadi cara yang menyenangkan dan bermanfaat untuk menghasilkan makanan sehat dan alami.

Jika Anda ingin membaca lebih banyak informasi tentang pertanian organik atau topik terkait lainnya, kunjungi --> https://laduni74.blogspot.com.


3 Feb 2023

MIKORIZA SEBAGAI AGEN HAYATI APA MANFAATNYA PADA TANAMAN BUDIDAYA

Mikoriza Sebagai Agen Hayati Apa Manfaatnya Pada Tanaman Budidaya


Mikoriza berasal dari bahasa Yunani yang secara harfiah berarti “fungi akar” (mykos = miko= fungi dan rhiza = akar ) atau “fungi tanah” karena hifa dan sporanya selalu berada di tanah terutama di areal rhizosfer tanaman (Smith and Read, 1997).

Mikoriza merupakan asosiasi mutualistik antara jamur dengan akar tumbuhan tingkat tinggi (Smith dan Read, 1997). Mikoriza banyak mendapat perhatian karena kemampuannya berasosiasi membentuk simbiosis mutualistik dengan hampir 80% spesies tanaman (Steussy, 1992). Simbiosis ini terjadi saling menguntungkan, cendawan memperoleh karbohidrat dan unsur pertumbuhan lain dari tanaman inang, sebaliknya cendawan memberi keuntungan kepada tanaman inang, dengan cara membantu tanaman dalam menyerap unsur hara terutama unsur P. Berdasarkan struktur tumbuh dan cara infeksi maka mikoriza dapat dikelompokkan dalam dua kelompok besar yakni Ektomikoriza dan Endomikoriza.

Cendawan Mikoriza Arbuskula (CMA) adalah salah satu tipe cendawan pembentuk mikoriza yang akhir–akhir ini mendapat perhatian dari para ahli lingkungan dan biologis untuk dikembangkan sebagai pupuk hayati / pupuk biologis. CMA merupakan sumber daya alam hayati potensial yang terdapat di alam dan dapat ditemukan hampir di berbagai eksosistem. Cendawan ini mampu membentuk simbiosis dengan sebagian besar (97%) famili tanaman darat. Eksplorasi jenis – jenis CMA dapat dilakukan pada berbagai ekosistem yang masih alami maupun yang telah mengalami gangguan, dari kegiatan ini dapat diidentifikasi dan dipetakan jenis-jenis CMA dominan yang spesifik terdapat di suatu daerah. Kegiatan ini sangat penting dilakukan karena selain untuk mengetahui pola distribusi jenis-jenis CMA potensial dan telah beradaptasi dengan kondisi daerah setempat. Mikroba ini dapat diisolasi, dimurnikan dan dikembangkan sebagai agen hayati melalui serangkaian penelitian.
Penggunaan CMA tidak membutuhkan biaya yang besar karena : (a) teknologi produksinya murah, b) semua bahan tersedia di dalam negeri, c) dapat diproduksi dengan mudah dilapangan, d) pemberian cukup sekali seumur hidup tanaman dan memiliki kemampuan memberikan manfaat pada rotasi tanaman berikutnya , e) tidak menimbulkan polusi dan f) tidak merusak struktur tanah. (Husna, 1998)

Baca Juga : Cara Membuat Pupuk Mikoriza Cair

JENIS JENIS MIKORIZA
Mikoriza dibagi menjadi dua kelompok berdasarkan cara menginfeksi dan struktur hifanya, yaitu endomikoriza dan ektomikoriza. Hifa adalah benang-benang halus yang membentuk tubuh jamur. Ektomikoriza memiliki hifa yang membungkus akar, sedangkan endomikoriza memiliki hifa yang menembus dinding sel akar. Penjelasan lebih lengkap tentang keduanya adalah sebagai berikut.

Endomikoriza
Endomikoriza memiliki jaringan hifa yang sulit dilihat dengan mata telanjang karena tidak memiliki mantel yang membungkus akar. Endomikoriza baru nampak jelas apabila dilakukan pengamatan dengan mikroskop. Endomikoriza adalah jamur yang hifanya dapat menembus akar sampai bagian korteks, hifa akan memanjang ke dalam tanah dan juga masuk menuju jaringan akar tumbuhan. 

Endomikoriza ditemukan pada 90% jenis tumbuhan dan sangat umum dibandingkan dengan ektomikoriza. Endomikoriza sering dijumpai pada tanaman anggrek, sayuran (kol), dan pada berbagai jenis tumbuhan tingkat tinggi. Endomikoriza penting untuk beberapa jenis tanaman polongan karena dapat merangsang pertumbuhan bintil akar. Bintil akar dapat bersimbiotis dengan Rhizobium sehingga mempercepat fiksasi nitrogen.
Jamur Mikoriza adalah jamur yang hidup bersimbiosis dengan akar tumbuhan. Dalam hubungan ini, jamur membantu tumbuhan untuk mengambil unsur hara dari tanah dan memberikan tumbuhan zat makanan yang diperoleh dari simbiosis ini. Mikoriza sangat penting bagi keberlangsungan hidup hutan dan ekosistem lainnya. Terdapat dua jenis mikoriza, yaitu Endomikoriza dan Ekzomikoriza, yang memiliki hubungan yang berbeda dengan tumbuhan mereka.

Berikut Adalah Beberapa Manfaat Jamur Mikoriza Bagi Tumbuhan :
  1. Peningkatan pertumbuhan tumbuhan : Jamur Mikoriza membantu tumbuhan untuk mengambil unsur hara yang lebih banyak dari tanah, sehingga mempercepat pertumbuhan dan memperkuat sistem akar tumbuhan.
  2. Toleransi stres : Jamur Mikoriza dapat membantu tumbuhan untuk bertahan terhadap stres lingkungan seperti kekeringan, perubahan suhu, dan gangguan hama.
  3. Peningkatan produktivitas : Dengan bantuan jamur Mikoriza, tumbuhan dapat mengambil lebih banyak unsur hara dan memperoleh lebih banyak zat makanan, sehingga meningkatkan produktivitas tumbuhan.
  4. Pemeliharaan kesuburan tanah : Jamur Mikoriza membantu menjaga kesuburan tanah dengan memperkaya tanah dengan unsur hara dan memperbaiki struktur tanah.
  5. Perlindungan terhadap hama dan penyakit : Jamur Mikoriza dapat membantu tumbuhan untuk melindungi diri dari hama dan penyakit dengan memperkuat sistem pertahanan tumbuhan.
Secara keseluruhan, jamur Mikoriza memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan memastikan keberlangsungan hidup tumbuhan dan ekosistem lainnya.

Berikut adalah cara menyimpan jamur mikoriza yang baik dan benar :
  1. Pilih media yang tepat : Jamur mikoriza dapat disimpan dalam berbagai media, seperti arang sekam, tanah gambut, atau substrat khusus.
  2. Simpan dalam suhu yang sesuai : Suhu yang sesuai untuk menyimpan jamur mikoriza biasanya antara 10-20 derajat Celsius. Jaga agar suhu tetap konstan selama penyimpanan.
  3. Tutup rapat : Pastikan media penyimpanan ditutup rapat untuk mencegah masuknya udara dan cahaya yang dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur.
  4. Hindari perubahan suhu yang drastis : Perubahan suhu yang drastis dapat mempengaruhi kualitas jamur mikoriza, sehingga harus dihindari.
  5. Simpan dalam waktu yang singkat : Jamur mikoriza biasanya hanya bisa disimpan dalam waktu yang singkat, sekitar beberapa bulan. Jangan menyimpan jamur mikoriza lebih lama dari waktu yang dianjurkan.
Langkah-langkah ini hanya umum dan mungkin perlu disesuaikan dengan spesies mikoriza dan kondisi lingkungan yang ada. Lebih baik untuk membaca sumber terpercaya dan mengikuti petunjuk mereka.

Untuk membuat pupuk hayati mikoriza, berikut adalah langkah-langkahnya :
  1. Ambil spora atau bagian mikoriza yang aktif. ( Bisa Beli )
  2. Campurkan dengan media tanam seperti arang sekam atau tanah gambut.
  3. Tambahkan air dan aduk hingga merata.
  4. Tutup rapat dan simpan dalam suhu yang sesuai seperti 20-25 derajat Celsius.
  5. Biarkan selama beberapa hari hingga spora mikoriza menyebar dan membentuk koloni.
  6. Campurkan pupuk hayati mikoriza dengan tanah atau media tanam sebelum proses menanam tanaman di mulai.
Catatan : Langkah-langkah ini hanya umum dan mungkin perlu disesuaikan dengan spesies mikoriza dan tanaman yang akan ditanam. Lebih baik untuk membaca sumber terpercaya dan mengikuti petunjuk mereka.

Demikian Lurrr Semoga BerManfaat... Salam Petani Milenial

Produk Pertanian :

    PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000/Liter
  • Madam Sulfur Rp. 30.000/Liter

Peternakan :

  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter

CV. Griya Tani Indonesia

Office Address :

D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

 

Kontak Person

 

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right SAUNG TERNAK Mandiri

16 Jan 2023

CARA DAN JENIS PUPUK UNTUK TANAMAN UBI KAYU METODE ORGANIK

CARA DAN JENIS PUPUK UNTUK TANAMAN UBI KAYU METODE ORGANIK

tipe pupuk yang dikenakan buat tumbuhan ketela pohon ialah tipe pupuk organik, serupa ilustrasinya pupuk kansertag, pupuk hijau, pupuk organik cair, ataupun pupuk pupuk hijau. gunanya buat memperbesar umbi ketela pohon.

pemanfaatan pupuk dari materi organik ini bertugas buat menegmbalikan watak tanah serta jua memulihkan bentuk tanah kelaknya. perihal ini dikarenekan dalam praktek tanah dengan cara lantas melesap kelaknya dapat kurangi persediaan keseluruhan karbonium serta jua nitrogen dari dalam tanah.

selang buat pupuk an-organik yang diinginkan oleh tumbuhan ketela pohon yakni Urea, TSP, KCL serta jua NPK. selang itu buat kapur serta jua Dolomit diserahkan apabila memanglah tumbuhan menginginkan. rupa kapling yang ada riwayat terjangkit jamur upas, sehingga mesti diserahkan 3 ton dolomit buat 1 hektar tumbuhan ketela pohon.

Buat pemberian pupuk p memiliki tumbuhan ketela pohon ini terpaut dari tingkatan kesuburan tanah yang dikenakan buat menanam. buat pupuk organik ini dalam 1 hektar menginginkan dekat 15-20 ton.

Sementara buat pupuk kimia dalam 1 hektar kapling menginginkan dekat 200 kilogram – 500 kilogram. Sementara takaran kapur dolomit dalam 1 hektar kapling ini mencocokkan keperluan saja.

Berikut ini ricncian takaran pupuk tumbuhan ketela pohon buat kapling seluas 1 hektar.

Urea                : 120-300 kilogram/Ha

TSP                 : 30-75 kg/HA

KCL                : 50-125 kg/Ha

Bila menggunakan pupuk NPK Phonska :

NPK Phonska : 120-300 kg/Ha

Urea : 80-200 kg/Ha

Metode Pemupukan Dasar tumbuhan ketela pohon

Pupuk Dasar

pembaca, apabila kita hendak menemukan mutu tumbuhan ketela pohon yang lebih cakap, sehingga perlu mencermati saat pemupukan ketela pohon serta jua tentang selanjutnya ini teknik pemupukan ketela pohon selaku pupuk dasar yang dapat kita lakukan :

sesudah kapling dijiplak, silakan menyebarkan kapur dolomit dengan cara menyeluruh pada kapling yang  dikan

setelah itu,  dengan menyebarkan pupuk kansertag sejumlah 15-20 ton/Ha

Jika telah dekati 7-10 hari, sehingga selepas itu taburkan pupuk nonorganik, dengan takaran TSP serta 1/3 takaran Urea (40/100kg), KCL (16,6 – 41,6 kg), ataupun 1/3 takaran NPK Phonska serta Urea.

Selanjutnya, silakan bajak kembali kapling tancap sedianya supaya pupuk bisa teradun dengan cara datar sengan tanah. meminta 10-15 hari setelah itu tumbuhan ketela pohon  buat ditancap.

Dosis serta tipe pupuk terusan kesatu buat tumbuhan ketela pohon

Untuk pemberian pupuk terusan kesatu ini, dijalani sesudah tumbuhan ketela pohon tua renta 1 bulan, buat pupuknya ialah KCL dengan takaran ½ dari pupuk yang tertinggal sedianya.

Ambil pupuk KCL dengan takaran 16,6 – 41,6 kg/Ha

Kemudian, taburkan pupuk ini dengan + jarak 30 centimeter dari batang tumbuhan

Dosis serta tipe pupuk terusan kedua buat tumbuhan ketela pohon

Untuk pemberian pupuk terusan kedua ini sesudah tumbuhan ketela pohon berumur 3 bulan sesudah tanam. Untuk pemberian pupuknya mengenakan KCL yang sedang tertinggal tadi.

Ambil pupuk KCL dengan takaran 16,6 – 41,6 kg/Ha

Taburkan pupuk dengan jarak + 40 centimeter dari batang ketela pohon

Setelah itu, silakan lakukan pembubunan ataupun pendangiran

Jika kapling yang dipunyai rawan dengan jamur upas, sehingga separuh hari sesudah pembubunan silakan taburkan dolomit sejumlah 3 ton/ Ha

Dosis dan tipe pupuk terusan ketiga buat tumbuhan ketela pohon

Untuk pemberian pupuk terusan ketiga ini dijalani sesudah tanaman ketela pohon bermatra 5 bulan. Pupuk yang diserahkan ialah Urea sejumlah 80 – 200 kg/Ha. Pupuk itu ditaburkan dengan cara menyeluruh di dekat batang ketela pohon (tidak begitu dekat).

Data Tambahan

Pemberian ZPT buat menambah pembuatan singkong

Sahabat pembaca, ada teknik buat menambah pembuatan singkong yaitu dengan menggunakan ZPT. metode mengenakannya juga pas gampang, adalah dengan mengacapi batang singkong saat sebelum ditanam dalam senyawa ZPT yang dicampur dengan air bersih, buat perbandingannya ialah 1:8.

Kemudian, rendam batang singkong sepanjang 24 jam, terus tiriskan dan diamkan sampai timbul calon pokok sesudah itu anyar kadet singkong siap ditanam.

Demikianlah tadi data mengenai Cara Pemupukan Singkong  yang dapat kita bagikan.

Copyright © 2023 LADUNI All Right Reserved

5 Des 2022

PERAWATAN TANAMAN PADA TAHAP VEGETATIF DAN GENERATIF

 PERAWATAN TANAMAN PADA TAHAP VEGETATIF DAN GENERATIF


Perawatan Tanaman Pada Fase Vegetatif Maupun Generatif
Terdapat dua fase pertumbuhan pada tanaman, yaitu fase vegetatif dan fase generatifFase vegetatif merupakan tahap pertumbuhan organ non reproduktif pada tanaman, seperti batang, akar, dan daun. Sementara itu, fase generatif terjadi saat tanaman akan mulai bereproduksi.

Fase generatif diawali dengan inisiasi bunga sampai pembungaan. Pada saat bunga telah tumbuh sempurna, akan terjadi penyerbukan (pembuahan putik oleh benang sari) lalu terbentuklah biji dan buah. Biji dan buah inilah yang menjadi cikal-bakal tanaman baru. 

Selain pembuahan, terjadi pula pendewasaan jaringan, penebalan serabut, dan pembentukan hormon untuk pembungaan saat tanaman memasuki fase generatif. Agar kita  mendapatkan hasil panen yang lebih baik dari tanaman yang kita dibudidayakan, yang harus kita lakukan sebagai petani adalah hal-hal berikut!

Pemberian Zat Pengatur Tumbuh (ZPT)
Tanaman sangat rentan terhadap hama dan penyakit saat memasuki fase generatif. Oleh karena itu, perlu diberikan Zat Pengatur Tumbuh (ZPT) untuk memperkokoh daya tahan tanaman. ZPT merupakan senyawa sintetik dari hormon tumbuhan. Di fase generatif, tanaman membutuhkan tambahan hormon giberelin. Hormon ini bermanfaat dalam mendorong perkembangan biji, perkembangan kuncup, pemanjangan batang dan pertumbuhan daun, mendorong pembungaan dan perkembangan buah, serta mempengaruhi pertumbuhan dan diferensiasi akar.

Perawatan dan Pengobatan untuk Fase vegetatif
Pada Fase Vegetatif tanaman membutuhkan Perawatan dan suplai nutrisi yang cukup untuk meningkatkan pertumbuhan vegetatif dan meningkatkan volume dan ukuran tanaman.

Bahan - Bahan Yang Dibutuhkan :

  • OHN 1 ml
  • WCap 1 ml : 1000 ml
  • BRV 2 ml
  • Untuk buah-buahan yang lebih besar, FPJ di berikan sejak buah-buahan masih muda dengan dosis :
  • FPJ 2 ml : 1000 ml Air bersih
  • LAB 1 ml : 1000 ml Air bersih
  • FAA 1 ml
  • WP 1 ml
  • FPJ 2 ml
Bahan tersebut diencerkan rasio 1: 1000 ml air tergantung pada perlunya addtions juga menjadi campuran dalam larutan masukan
Pengobatan untuk masa Change Over/peralihan fase tanaman, pada Periode Tahap ini Perawatan diberikan untuk memasok kebutuhan asam fosfat selama fase ini.

Bahan - Bahan Yang Dibutuhkan :

  • OHN 1 ml ( Ketika tanaman mengalami penurunan performa )
  • FAA 1 ml: 1000 ml
  • BRV 2 ml
  • FPJ ( Aplikasi FPJ di berikan sejak buah masih muda 2 ml/liter )
  • FFJ 2 ml
  • WCap 1 ml
  • WP 1 ml
  • NMD 1 ml
  • WCA 1 ml
Bahan tersebut diencerkan rasio 1: 1000 ml air tergantung pada perlunya addtions juga menjadi campuran kedalam bahan larutan untuk Perawatan fase Pertumbuhan dan Reproduksi
Pada tahap ini, tanaman membutuhkan lebih banyak kalsium.
  • NOHN 1 ml
  • FAA 1 ml
  • BRV 2 ml
  • Untuk resistensi yang kuat terhadap suhu dingin dan panas atau untuk mencegah penyakit yang disebabkan oleh bakteri
  • NMA 1 ml
  • FPJ 2 ml
  • WCA 5 ml
  • SW 30 ml
Bahan diencerkan rasio 1: 1000 ml air tergantung pada perlunya addtions juga menjadi campuran dalam bahan larutan 
Untuk mempercepat pematangan dan meningkatkan rasa Manis.
  • OHN 1 ml
  • WCA 2 ml
  • SW 30 ml
Campurakan dalam 1000 ml air
Demikian Postingan kali yang membahas tentang perawatan dan pengobatan tanaman pada berbagai Fase
Mohon Maaf jika ada salah kata

Produk Pertanian :
  1. PGPR                                             Harga    Rp. 25.000/Liter
  2. Fish Amino Acids                          Harga    Rp. 25.000/½Liter
  3. Brown Rice Vinegar                      Harga    Rp. 50.000/Liter
  4. Coryn Bacteria                               Harga    Rp. 30.000/½Liter
  5. Bio-Pestisida                                  Harga    Rp. 30.000/Liter
  6. Bio-Polymixa                                 Harga    Rp. 30.000/Liter
  7. Bio-Tricoderma                              Harga    Rp. 50.000/Kg
  8. Mikoriza                                         Harga    Rp. 50.000/Kg
  9. Waiting Agen                                  Harga    Rp. 30.000/Liter
  10. Madam Sulfur                                 Harga    Rp. 30.000/Liter
Produk Peternakan :
  1. Probiotik EXTRA 99 PLUS      Harga Rp. 20.000/Liter
  2. Oriental Herbal Nutrien             Harga Rp. 25.000/Liter
  3. Dekomposer EXTRA 88            Harga Rp. 25.000/liter
  4. Enzim                                         Harga Rp. 30.000/Liter
  5. Desinfektan                                 Harga Rp. 20.000/Liter

CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 
Kontak Person



19 Nov 2022

Pupuk Terbaik Bagi Tanaman Kitab Pertanian Al Filaha Bahasa Indonesia

Pupuk Terbaik Bagi Tanaman Kitab Pertanian 
Al Filaha Bahasa Indonesia

Assalamu'alaikum Wr. Wb. 
Hanya Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih dan penyayang, hanya kepada-nya aku berlindung dan bertawakal. "Al Filaha" ditulis oleh Doktor Abu Zakaria Yahya, Ibnu Muhammad Ibnu Ahmad, Ibnu Al-Awwam. Setelah membaca buku-buku pertanian yang ditulis oleh Ilmuwan Islam di Andalusia dan dari penulis di luar Andalusia buku-buku tersebut membahas tentang "Seni Bercocok Tanam, Ekonomi Pertanian", penaburan dan penanaman benih pemupukan dan juga tentang perawatan hewan ternak, saya merenungkan dan melihat refleksi atau doktrin yang terkandung didalamnya, kami memutuskan untuk menterjemahkan Buku Al Filaha ke dalam Bahasa Indonesia, dan Barang siapa yang ingin benar-benar belajar dari tulisan ini maka dia akan menemukan arti hidup dan apa yang dibutuhkan dalam hidup dengan izin Allah, dengan memahami metode pertanian yang sesungguhnya mereka dapat memastikan makanan yang baik untuk mereka anak-anak mereka dan keluarga mereka.

Pertanian itu harus dianggap sebagai salah satu penopang utama untuk kebutuhan hidup dan juga meyakinkan kita agar dapat membahagiakan orang lain, seperti nasihat dari Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam carilah rezeki dengan memetik buah-buahan yang tumbuh di atas tanah. Dokter yang sangat cakap bijak dan pasti Abu Umar Ahmad Ibnu Muhammad Ibnu Hajaj menulis, di akhir buku pertanian mengenai peringatan tentang apa saja yang harus dipertimbangkan dalam seni bercocok tanam ini. dia menuliskan 

"Hai Saudaraku Saya telah menyimpulkan dan menyempurnakan Tulisan ini saya telah menepati janji saya sesuai dengan apa yang sudah saya ucapkan dengan ini kalian memiliki sedikit bantuan untuk membimbing orang-orang yang kurang memahami ilmu pengetahuan. Namun bagaimana pun juga latihan dan praktek harus dilakukan dalam jangka panjang, Untuk itu saya persembahkan kepada saudaraku. Ini merupakan keputusan yang arif dan bijak dari orang-orang cerdas dan berwawasan, merekalah contoh yang saya ambil dalam karya ini, dan tak ada yang terbaik selain daripada yang mereka lakukan. Satu hal yang mendorong kita untuk bertani adalah kenikmatan dalam mengerjakan pekerjaan yang menarik seperti menanam pohon dan mengolah tanah, namun ilmu pengetahuan ini harus dipahami konsekuensinya dari awal hingga akhir.

Rasulullah pernah bersabda tentang harga yang dijanjikan kepada kaum muslim yang bertani. 

عَنْ جَابِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَغْرِسُ غَرْسًا إِلاَّ كَانَ مَا أُكِلَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَمَا سُرِقَ مِنْهُ لَهُ صَدَقَةٌ وَلاَ يَرْزَؤُهُ أَحَدٌ إِلاَّ كَانَ لَهُ صَدَقَةٌ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ

Artinya, “Dari sahabat Jabir ra, ia berkata, Rasulullah saw bersabda, ‘Tiada seorang muslim yang menanam pohon kecuali apa yang dimakan bernilai sedekah, apa yang dicuri juga bernilai sedekah. Tiada pula seseorang yang mengurangi buah (dari pohon-)nya melainkan akan bernilai sedekah bagi penanamnya sampai hari Kiamat,’” (Imam Zakiyuddin Abdul Azhim Al-Mundziri, At-Targhib wat Tarhib minal Haditsisy Syarif,

Hal ini menegaskan bahwa Allah memberikan kekayaan dalam proporsi berkah dari jerih payah manusia yang akan menghasilkan buah-buahan di bumi. Abu Hurairah juga mengatakan hal yang sama siapa yang membangun bangunan atau menanam pohon tanpa meminta seorang lain dan mampu bersikap adil maka dia akan mendapat kemurahan dari Sang Pencipta yang maha penyayang, juga dikatakan bahwa ketika Allah ingin menyuburkan tanaman dia akan mencurahkan berkahnya pada batang-batang tanaman dan menugaskan seorang malaikat untuk menjagamu dan biji bijian yang tanam, maka dari itu jika menanam atau menabur sesuatu maka ucapkan. 

اللهم اجعلي بركاتك كافية في هذا الأمر من رحمتك ورحمتك

"Ya Allah cukupkanlah berkahmu pada ini sebagai hasil dari kasih sayang dan belas kasihan yang kau berikan

Jika anda mengerti dan bersungguh sungguh melakukannya maka anda telah memiliki alasan yang cukup untuk mendapatkan hasil panen yang baik. Dalam sebuah kitab yang ditulis oleh seorang petani bertanya pada Abu Hurairah, "Apa arti kehormatan yang sesungguhnya" Abu Hurairah menjawab "Takut kepada Allah dan mampu menjaga hartamu" di dalam literatur lain ditulis tentang Ibnu Awam dia memberitahu putra-putranya berusahalah untuk menjaga barang-barang kalian, maka ini akan memberikan kebaikan bagi kalian, bekerjalah dengan baik agar mendapat keuntungan dan jangan merawat kemalasan yang tidak terpuji. Ada pula pepatah dari Ibnu Abu Sufyan dia mengatakan Ini kepada pelayan yang mengelola harta kekayaannya. Perhatikan baik-baik milikku yang sebelumnya kecil menjadi besar dan jangan bermalas-malasan ketika menjadi besar agar yang besar tersebut tidak menjadi kecil, maka dari itu sebagai seorang petani anda juga harus pandai menjaga harta hasil jerih payahmu dan warisanmu, tidak boleh lalai ketika memiliki dan bersedekah jika waktunya tiba.

Begitu pula dengan pekerjaan bersungguh-sungguhlah dalam segala perbuatan jika ada bantuan datang dari buruh makan harus mengenal mereka dengan baik beri penghargaan sesuai dengan apa yang mereka kerjakan. 

Kita dirahmati oleh Allah dengan beberapa naluri yang diperlukan untuk melakukannya, berlanjut kegunaannya Seat dan Idris Lalu setelah banjir besar bahtera Nabi Nuh datang ke tempat yang baru, semua yang selamat kemudian bertani dipimpin oleh Nabi Nuh. Raja yang terhormat Ibnu hazam pemimpin terdahulu berkata ketahuilah bahwa kedamaian, ketenangan, kebahagiaan, kesehatan tubuh dan kehormatan sejati, semua hal itu adalah apa yang dimiliki oleh petani. Tapi bagaimanapun ambil pajak dari mereka jika tanah mereka sudah mendapatkan keberkahan dan keuntungan yang pasti. 
Pertanian mencakup beberapa hal seperti persiapan lahan pemupukan penanaman pencangkokan untuk jenis-jenis tanaman tertentu penanaman kacang untuk melayani kebutuhan masing-masing negara pengemasan dan mengukur harga yang sebanding dengan nilai hasil panen, pertanian juga mencakup pengetahuan tentang tanah yaitu mana tanah yang baik, mana tanah yang sedang, dan mana tanah yang kurang baik, lakukan pembalikan pada tanah yang sedang atau kurang baik, jangan membalik tanah yang sudah baik tapi peliharalah terus kebaikannya, ini adalah prinsip dasar yang mutlak harus dipahami dalam seni pertanian, selain mengetahui pohon benih dan sayuran apa yang ditanam atau ditaburkan sesuai bidangnya perlu juga dipahami kapan waktu terbaik untuk menanam atau menabur benih, Sama halnya dengan perkebunan harus diketahui betul mana yang harus dilakukan dan mana yang tak boleh dilakukan, pengetahuan tentang perbedaan air juga diperlukan yaitu : 

Bagaimana kualitas air yang sesuai untuk masing-masing varietas tanaman atau berapa banyak air yang dibutuhkan untuk masing-masing tanaman, juga tidak kalah pengetahuan tentang persiapan pupuk kandang.

Bagaimana perlakuannya pada setiap jenis tanaman baik itu jenis buah-buahan maupun sayuran dan perkebunan, bagaimana perlakuannya saat persiapan lahan dan Saat perkembangan tanaman pupuk kandang apa yang cocok untuk setiap jenis tanah, karena kecocokan antara pupuk kandang dan tanah akan mempengaruhi sistem irigasi di mana air akan terhisap dengan baik saat musim hujan.
Pemilihan benih harus dilakukan dengan hati-hati karena sangat mungkin ada benih yang membawa penyakit, dalam hal menanam sayuran maupun buah-buahan harus diketahui bagaimana menyembuhkan atau memelihara mereka dari gangguan dan penyakit, semua hal itu harus dilakukan berulang-ulang secara berkelanjutan sesuai masa pertumbuhan hingga tibanya masa panen sehingga tidak mengalami kegagalan dan mendapat keberkahan karena hasil yang dilipatgandakan oleh Allah SWT. Selain ilmu pengetahuan tentang pertanian saya juga akan menambahkan tentang perawatan dan pemeliharaan hewan seperti unggas yang dikembangbiakan di ladang cara meningkatkan perkembangbiakan membuat obat-obatan sendiri untuk beberapa penyakit yang biasa menginfeksi hewan ternak dan Ada nilai lebih dari hewan-hewan ini bagi pertanian yang kita kelola.

Saya membagi pekerjaan ini ke dalam 35 Bab yang didalamnya berisi tentang pertanian dan perawatan atau pengembangan hewan ternak semua terwujud berkat dari nikmat dan izin dari Allah yang Maha menguasai baik itu langit maupun bumi. Karya ini saya adopsi dari para ilmuwan yang bijaksana seperti : Dokter Abu Ibnu Hajaj dengan karyanya yang berjudul "Al-Manak" yang disusun pada tahun 466 Hijriyah.

Selain daripada beliau terdapat juga kutipan-kutipan atau isi karya dari tokoh-tokoh kuno terdahulu seperti : Jun Faro Lex casio us contos tarado Beto Dul taruh arti kios leo's hitam bus kantos gymost sarau anthurium solon Sida Ghost mohon Harris Margot is marsinal dan Antos. Juga dari tokoh-tokoh ilmuwan modern seperti Ishaq Abu Sulaiman Ibnu korat, Abu Hanifah, Aldi Nuri dan lainnya. Saya juga meringkas beberapa buku karya dari dokter Abdullah Muhammad Ibrahim Ibnu facial, Dokter Abu elzevier Ibnu El hadj Granada Ibnu Abi IKS awal Hai gharib Ibnu sa'ad dan lainnya. ( Continued )

Produk Pertanian :
PGPR                                             Harga    Rp. 25.000/Liter
Fish Amino Acids                          Harga    Rp. 25.000/½Liter
Brown Rice Vinegar                      Harga    Rp. 50.000/Liter
Coryn Bacteria                               Harga    Rp. 30.000/½Liter
Bio-Pestisida                                  Harga    Rp. 30.000/Liter
Bio-Polymixa                                 Harga    Rp. 30.000/Liter
Bio-Tricoderma                              Harga    Rp. 50.000/Kg
Mikoriza                                         Harga    Rp. 50.000/Kg
Waiting Agen                                  Harga    Rp. 30.000/Liter
Madam Sulfur                                 Harga    Rp. 30.000/Liter

Produk Peternakan :
Probiotik EXTRA 99 PLUS      Harga Rp. 20.000/Liter
Oriental Herbal Nutrien             Harga Rp. 25.000/Liter
Dekomposer EXTRA 88            Harga Rp. 25.000/liter
Enzim                                         Harga Rp. 30.000/Liter
Desinfektan                                 Harga Rp. 20.000/Liter

CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 
Kontak Person