Agriculture Farming Service

Agriculture Farming Service – Layanan pertanian modern yang membantu petani meningkatkan hasil panen melalui teknologi, manajemen lahan, dan solusi berkelanjutan

Breaking News

Breaking News! Simak kabar terbaru dan paling update hanya di sini. Kami hadir menyajikan informasi tercepat, akurat, dan terpercaya langsung dari lapangan. Jangan lewatkan momen penting yang sedang terjadi sekarang juga!

Seputar Olah Raga

Breaking News Olahraga! ⚽🏀🏸

Update tercepat tentang kabar olahraga terkini dari dalam dan luar negeri. Mulai dari sepak bola, bulu tangkis, basket, hingga olahraga trending lainnya. Simak informasi paling fresh dan jangan lewatkan momen bersejarah di dunia olahraga!

📌 Subscribe dan aktifkan notifikasi 🔔 biar nggak ketinggalan kabar terbaru.

Channel Katebat

KATEBAD ala kocak! 🤣🎥

Film pendek parodi yang menggabungkan berita terkini dengan sentuhan humor segar. Dijamin bikin ngakak tapi tetap ada pesan yang bisa dipetik. Tonton sampai habis, karena ending-nya bikin kaget!

📌 Jangan lupa Subscribe, kasih like 👍, dan share ke teman biar ikut ketawa bareng.

Info Seputar Megawati

Arabica Coffee House Kadınlar 1. Ligi, adalah nama resmi dari kompetisi Voleybol Kadınlar 1. Ligi di bawah naungan Türkiye Voleybol Federasyonu (TVF), yang kini menjadi penyelenggara utama dengan status nama sponsor

Tampilkan postingan dengan label Hawar Daun. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hawar Daun. Tampilkan semua postingan

19 Jan 2021

PEMANFAATAN BAKTERI PAENIBACILLUS POLYMYXA UNTUK MENGATASI BLAST

PEMANFAATAN BAKTERI PAENIBACILLUS POLYMYXA UNTUK MENGATASI BLAST


Penyakit BLB/Bakteri Hawar Daun/Kresek adalah penyakit pada tanaman padi yang umumnya ditemukan di beberapa wilayah pertanaman padi, pada musim hujan. Namun, akhir-akhir ini tidak hanya pada musim hujan saja penyakit ini muncul dan berkembang, bahkan sepanjang tahun selalu muncul serangan penyakit BLB dengan intensitas serangan yang bervariasi. Serangan BLB mengalami peningkatan pada tiga tahun terakhir dan menjadi salah satu OPT utama tanaman padi, selain Penggerek Batang Padi, Tikus, Wereng Coklat dan Tungro.

serangan Penyakit BLB atau Kresek tidak dapat dianggap remeh karena dapat menimbulkan kerusakan pada tanaman dan menurunkan hasil panen. Bahkan dapat menyebabkan puso karena serangan penyakit ini dapat terjadi pada berbagai fase tanaman yaitu pada fase bibit, tanaman muda hingga tua. Serangan penyakit Kresek atau Hawar daun bakteri (BLB) pada tanaman padi telah meresahkan para petani kita karena banyak petani yang beranggapan bahwa penyakit ini disebabkan oleh serangga sehingga para petani menggunakan insektisida untuk mengendalikannya. Akibatnya pengendalian menjadi sia-sia karena tidak tepat sasaran. Kerugian yang ditimbulkan oleh serangan Kresek ini tidak main-main, kerugian yang ditimbulkan oleh serangan BLB atau Kresek bisa mencapai 75 % hingga 90%. Diatas keparahan itu hasil padi turun tiap kali penyakit bertambah parah sebesar 10%. Bahkan pada varietas yang rentan dan kondisi lingkungan yang mendukung kehilangan hasil padi dapat mencapai lebih dari 70 %. Bila serangan terjadi pada fase berbunga tingkat kehilangan hasil mencapai 50 hingga 70 %.

Penyebaran penyakit ini terbawa oleh air, angin dan benih serta infeksi dapat terjadi melalui stomata. Perkembangan penyakit BLB atau Kresek sangat dipengaruhi oleh kelembaban tinggi dan suhu rendah (20 – 22C). Itu sebabnya pada musim hujan yang hari-harinya tertutup awan, penyakit berkembang sangat cepat. Selain itu, penanaman varietas peka dengan jarak tanam yang rapat, pemakaian pupuk Nitrogen yang berlebihan yaitu > 300 kg urea/ha, dan pemakaian pupuk Nitrogen tanpa Fosfor (TSP) dan atau Kalium (KCl) akan mendorong perkembangan penyaki tersebut. Penularan penyakit Hawar daun bakteri ( BLB ) ini dipengaruhi oleh tiga factor utama yaitu Pathogen penyebab penyakit, tanaman inang dan factor lingkungan yang mendukung.

Belum pahamnya petani tentang penyakit Kresek ini menjadi kendala untuk mengendalikannya. Berbagai cara pengendalian secara kimia dilakukan petani namun banyak yang belum mendapatkan hasil yang maksimal. Padahal ada cara organik yang sangat efektif untuk mengendalikan penyakit BLB atau Kresek ini ( keefektifannya bisa mencapai 80% ). Salah satu pengendali BLB atau Kresek yang telah teruji dalam berbagi demplot di daerah Banyumas adalah dengan menggunakan Agensia Hayati Coryne Bacterium sp. atau Phaenibacillus polymyxa. Selain harganya sangat murah juga tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.

Coryne Bacterium sp. yang saat ini lebih dikenal dengan nama Phaenibacillus polymyxa merupakan salah satu Agensia Hayati yang bersifat Antagonis dan dapat mengendalikan beberapa jenis penyakit tanaman. Yang paling utama adalah dapat mengendalikan penyakit BLB atau Kresek pada tanaman padi yang disebabkan oleh Bakteri Xanthomonas Campestris pv oryzae. Bakteri Phaenibacillus polymyxa, ini merupakan bakteri yang berbentuk batang dan salah satu jenis bakteri gram positif yang mampu memperbaiki Nitrogen dalam tanah. Koloninya berwarna putih kotor, dan di bawah lampu ultra violet tidak bereaksi.
Cara Kerja Dari Bakteri Antagonis 
Coryne Bacterium atau Paenibacillus Polymixa akan bersaing hidup dengan Bacterial Leap Blight atau Leap Streak atau Blast makin banyak populasi Paenibacillus polymixa yang hidup, dia akan dapat mengalahkan perkembangbiakan Bacterial Leap Blight atau Leap Streak atau Blast dan Bacterial Leap Blight atau Leap Streak atau Blast akan terhambat perkembangan hidupnya, sehingga tanaman padi selamat dari infeksi bakteri tersebut dan penyebaran penyakit dapat ditekan.
Untuk Proses Pembuatan Kita Harus beli Biang Murni terlebih dahulu, baru kita kultur.
Dosis Aplikasi :
5 ml larutan Coryne Bacterium untuk setiap satu liter air.
Dengan cara ini diharapkan dapat menambah pengetahuan sekaligus mengubah mindset petani untuk lebih bijak menggunakan pestisida kimiawi serta beralih ke pestisida hayati yang lebih murah, aman dan terbukti efektif dalam pengendalian organisme pengganggu. Share Dan Like jika Anda suka dengan artikel kami.
Wasallam...

Produk Pertanian :
PGPR                                    Rp. 25.000/Liter
Fish Amino Acids                 Rp. 25.000/½Liter
Brown Rice Vinegar             Rp. 50.000/Liter
Coryn Bacteria                      Rp. 30.000/½Liter
Bio-Pestisida                         Rp. 30.000/Liter
Bio-Polymixa                       Rp. 30.000/Liter
Bio-Tricoderma                    Rp. 50.000/Kg
Pupuk Mikoriza                     Rp. 50.000/Kg
Jadam Watting Agent             Rp. 30.000
Peternakan :
Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
Enzim Rp. 30.000/Liter
Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia


2 Sep 2020

CARA MEMBUAT FUNGISIDA JADAM SULFUR

CARA MEMBUAT FUNGISIDA JADAM SULFUR


Jadam Sulfur - Fungisida Alami yang bisa kita buat Sendiri. Pengendalian Kutu Daun dan Jamur Tepung, Fungisida  kimia yang harganya melambung tinggi dan di prediksi akan terus naik. Problem terbesar Petani dalam melakukan usaha Pertanian adalah mahalnya harga pestisida kimia. Ketika pengiriman dan perdagangan produk pertanian menjadi lebih umum, persaingan akan menjadi lebih ketat. Biaya produksi harus lebih rendah agar pertanian dapat bertahan. Pestisida alami metode ini kami dari Petani Organic dari Korea "Youngsang Co" salah satunya adalah : 

Jadam Sulfur disebut juga belerang tanah liat merah. Ini efektif melawan hampir semua patogen. Dan tidak mengembangkan resistensi hama terhadap Jadam Sulfur.  Sangat efektif melawan penyakit embun tepung, jamur berbulu halus, dan jamur pada buah  Kesemek, anggur, labu, bawang merah, bawang putih, dan tanaman holtikultura lainnya, berhati-hatilah saat menggunakannya. Lakukan test konsentrasi sebelum Aplikasi. Oke langsung ke cara pembuatan ya lurr......!!

Berikut Adalah Cara Membuat  Jadam Sulfur 
Bahan Yang Dibutuhkan :
  • Ember Plastik (PE) 60 Liter ( yang tahan panas).
  • Sulfur 25㎏
  • Natrium Hidroksida 20 Kg
  • Bubuk Fillit, 0,5㎏,
  • Bubuk Tanah Liat Merah 0,5㎏,
  • Garam Laut 1,5㎏.

Sebelum memulai proses pembuatan untuk keamanan jangan gunakan wadah yang tidak tahan panas. Kenakan kacamata pelindung, sarung tangan, sepatu bot, dan jaket. Ikuti instruksi. 

Cara Pembuatan :
  1. Rebus Air sebanyak 50 Liter menggunakan Natrium Hidroksida dengan ember yang tahan Panas.
  2. Masukkan 20㎏ Natrium Hidroksida ke dalam ember. Atur suhu air yang kita rebus tadi jangan lebih dari 27 ℃ dengan cara menambahkan 4 liter. Sehingga total air 54 liter Tuang sekaligus. 
  3. Masukkan Sulfur 25㎏
Catatan :
Jika air terlalu kecil atau suhu terlalu panas, cairan bisa mendidih dan tumpah. Hati-hati.
Aduk dengan tongkat kayu sepanjang 1-2meter. Aduk sampai benar-benar rata dan pelan pelan kikis sampai bagian bawahnya.

Saat panas naik di atas 80 derajat Celcius, belerang mulai mencair. Selalu siapkan 1-2liter air. Jika cairan terlalu mendidih, segera tuangkan untuk mengurangi suhu. Periksa dengan tongkat untuk memastikan tidak ada sisa gumpalan yang belum larut di bagian bawah. Aduk rata. Setelah sekitar 20 menit dipanaskan, semuanya akan meleleh. 

Biarkan selama satu atau dua hari. Tuang cairan bening di atasnya ke dalam wadah plastik berdinding tebal. Segel rapat dan simpan. Gunakan kain untuk menyaring saat menuangkan bagian sedimen. Pestisida Tidak ada kadaluwarsanya. 

Cara Aplikasi :
0,5 - 2Liter untuk 5000 liter 
0,5 Liter  Untu 5000 air untuk lahan terbuka, mulai dari 1liter. Untuk Pengobatan 2 liter saat dibutuhkan. Gunakan JS hanya setelah penyakit muncul. Jangan digunakan terus menerus karena dapat merusak pertumbuhan.

Demikian Penjelasan singkat dan cara Membuat Pestisida Sulfur semoga bermanfaat dan bisa merungangi biaya operasional, sebagai petani harus jeli dan mau sedikit bekerja lebih keras mempersiapkan segala amunisi yang dibutuhkan. Jadikan lahan pertanian yang kita miliki sebagai laboratorium kita sendiri.

Wassalam....

Untuk lebih jelasnya tonton video di bawah ini :
Video Membuat Jadam Sulfur

Produk Pertanian :
  • PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person


Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia