Agriculture Farming Service

Agriculture Farming Service – Layanan pertanian modern yang membantu petani meningkatkan hasil panen melalui teknologi, manajemen lahan, dan solusi berkelanjutan

Breaking News

Breaking News! Simak kabar terbaru dan paling update hanya di sini. Kami hadir menyajikan informasi tercepat, akurat, dan terpercaya langsung dari lapangan. Jangan lewatkan momen penting yang sedang terjadi sekarang juga!

Seputar Olah Raga

Breaking News Olahraga! ⚽🏀🏸

Update tercepat tentang kabar olahraga terkini dari dalam dan luar negeri. Mulai dari sepak bola, bulu tangkis, basket, hingga olahraga trending lainnya. Simak informasi paling fresh dan jangan lewatkan momen bersejarah di dunia olahraga!

📌 Subscribe dan aktifkan notifikasi 🔔 biar nggak ketinggalan kabar terbaru.

Channel Katebat

KATEBAD ala kocak! 🤣🎥

Film pendek parodi yang menggabungkan berita terkini dengan sentuhan humor segar. Dijamin bikin ngakak tapi tetap ada pesan yang bisa dipetik. Tonton sampai habis, karena ending-nya bikin kaget!

📌 Jangan lupa Subscribe, kasih like 👍, dan share ke teman biar ikut ketawa bareng.

Info Seputar Megawati

Arabica Coffee House Kadınlar 1. Ligi, adalah nama resmi dari kompetisi Voleybol Kadınlar 1. Ligi di bawah naungan Türkiye Voleybol Federasyonu (TVF), yang kini menjadi penyelenggara utama dengan status nama sponsor

Tampilkan postingan dengan label BUDIDAYA BURUNG PUYUH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BUDIDAYA BURUNG PUYUH. Tampilkan semua postingan

21 Des 2022

YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM BETERNAK BURUNG PUYUH PETELUR

YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM BETERNAK BURUNG PUYUH PETELUR


Langkah Pertama : Kumpulkan informasi tentang burung-burung ini, 
Pelajari tentang lingkungan tempat mereka tumbuh - Suhu, cahaya, dan kelembaban yang tepat untuk pemeliharaan,
Informasi tentang berbagai metode pemeliharaan.
Dalam pilih varietas dan metode pemeliharaan tergantung pada jenis apa yang anda pilih

Langkah Kedua : Pada tahab ini pembangunan rumah kandang ( kandang pemeliharaan ), Persiapkan bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembangunan Rumah Kandang.
Rumah Dengan ukuran Panjang 10 Meter x Lebar 6 Meter mampu menampung 3000-4000 ekor burung puyuh. Dalam membangun rumah Kandang ini yang harus diperhatikan adalah Sirkulasi udara yang baik. Karena dengan sirkulasi udara yang baik kenyamanan burung puyuh akan meningkatkan kesehatan dan daya produksi yang lebih baik.

Langkah Ketiga : Memilih metode perawatan yang anda favoritkan dan pilih  menjaga lingkungan tumbuh sehat di Peternakan Anda harus menjadi Prioritas utama.
Anda juga akan belajar tentang reproduksi dan proses merawat  DOQ atau Anakan Puyuh
Cara merawat DOQ yang baru lahir.
Membuat Box Pembesaran untuk masa Starter yaitu Puyuh usia 0 - 25 hari, untuk 1000 ekor DOQ anda membutuhkan Box Brodeeng Dengan ukuran Panjang 2 Meter lebar 60 cm Tinggi 25 cm mampu menampung 250 ekor DOQ. Umur 0 -14 hari, setelah Usia 14 -30 hari ukuran Kandang tersebut mampu menampung kurang lebih 125 ekor kesimpulan-Nya untuk Populasi 1000 ekor kita membutuhkan 8 set Kandang Brodeeng ( Box Pembesaran ) namun tahap ini bisa anda abaikan jika anda ingin memelihara Burung Puyuh ini sejak Usia 30 hari ( Pullet )

Kandang Puyuh Petelur
Untuk Populasi 1000 ekor Burung Puyuh kita membutuhkan 8 set Kandang Petelur dengan ukuran Panjang 100 cm  Lebar 50 Tinggi 22 cm mampu menampung 25-30 ekor Burung Puyuh. 1set Kandang Petelur ini terdiri dari 5 kotak di susun ke atas jadi total kapasitas 25 - 30 ekor x 5 kotak, dengan demikian untuk 1000 ekor yang kita butuhkan 8 set Kandang
Yang harus diperhatikan selanjutnya adalah Temperatur, Cahaya, dan Kelembaban yang Cocok untuk Burung Puyuh :
Pengaturan Cahaya dapat dicapai dengan menggunakan lampu listrik dan sinar matahari.
0 - 7 hari Anakan Burung Puyuh ini membutuhkan 24jam pencahayaan sebagai sumber panas. 7 hari sampai 21 hari  Burung Puyuh ini membutuhkan pencahayaan selama 13-14 jam Dan, proses ini akan berlanjut sampai total waktu pencahayaan / sehari adalah 15-16 jam. Lebih penting lagi, untuk menghasilkan jumlah telur maksimum, mereka akan membutuhkan 16 jam cahaya ketika mereka berusia sekitar 9 minggu - Afkir
Keistimewaan Burung Puyuh ini adalah mereka dapat dengan mudah beradaptasi dengan kelembaban  40-70%. Namun, kelembaban yang baik untuk Burung Puyuh ini adalah 55-60% 
Jika kelembaban relatif lebih tinggi maka bulu mereka akan menjadi lembab, masalah pernapasan dan meningkatkan kemungkinan jamur. Jika kelembaban relatif kurang maka bulunya akan menjadi kasar. Inilah Pentingnya Pengaturan Sirkulasi Udara di Rumah Kandang

Membuat Rencana Bisnis : 
Pada bagian ini, saya akan membahas rencana pemasaran, biaya, dan keuntungan usaha di bidang Peternakan Burung Puyuh ini.
Mencari Pengepul Telur Puyuh yang mau rutin mengambil hasil Produksi Burung Puyuh Anda lakukan Komitmen kedua belah pihak untuk saling menguntungkan
Melakukan modal Awal untuk memulai Berternak Burung Puyuh ini 
Misal modal untuk 1000 ekor Burung Puyuh

PERMODALAN  FASE STARTER :
Harga DOQ  : 1000 ekor x @ Rp.2000 = Rp. 2.000.000
Biaya pakan 0 - 25 hari Rp.3500/ Ekor dengan demikian 2500 x 1000 ekor = Rp.2.500.000
Biaya pembuatan kandang : 1000 
Brooding Box :
Panjang 100 x 60 x 25 cm Rp.100.000 x 10 set = Rp. 1.000.000
Kandang Produksi :
Panjang 100 cm x 50 cm x 22 cm Kapasitas 25 - 30 Ekor satu set terdiri 5 Kotak mampu menampung 200 ekor jadi kita membutuhkan 8 set Kandang Petelur dengan kisaran harga Rp. 750.000/set x 8 = Rp. 6.000.000 ( otomatis )
Toal Modal = Rp. 11.500.000

BIAYA PEMELIHARAAN FASE GROWER :
Pada masa ini Puyuh sudah berumur 25-50 hari
Jenis Pakan untuk Fase ini Pakan ayam Pedaging dengan Kisaran Harga Rp. 420.000
Harga Pakan : Rp.8.400/Kg. Tiap ekor puyuh membutuhkan : 22,5 gram Pakan/ekor/hr.
Biaya pakan Pada Periode Grower  1000 Ekor 22.5 x Rp.8.400 = Rp 189.000 x 25 hari = Rp. 4.725.000
Total Biaya Modal Awal Rp. 16.225.000

BIAYA OPERATIONAL PERHARI FASE PRODUKSI :
Biaya Operasional dimulai saat Puyuh sudah mulai bertelur sampai dengan Afkir
Dari 1000 Ekor Puyuh Petelur ini 24 jam kita membutuhkan biaya sebagai berikut :
Biaya Pakan :
Asumsi Pakan yang kami gunakan adalah Pakan Modifikasi ( Self Mixing )
Harga pakan Self Mixing Rp. 5000/kg
Pakan 5000 x 22.5 gram x 1000 = Rp. 112.500 x 30 = Rp. 3.375.000
Biaya Obat : Rp. 25.000
Total : 3.375.000 + 25.000 = Rp. 3.400.000/bln
Akumulasi biaya Harian Rp. 113.500
LABA BERSIH :
Produksi telur puyuh pada puncak produksi bisa sampai 95%, dan stabil di angka 85%
Dengan Perhitungan sebagai berikut : 
1000ekor x 85% x 1 hari = 850 butir.
Dengan Harga Jual 250 x 850 butir = Rp. 212.500 x 30 = Rp. 6.375.000
Keuntungan Bersih 6.375.000 - 3.405.000 = Rp. 2.975.000

BEP NILAI INVESTASI
Modal awal yang Kita investasikan untuk bidang usaha berteriak burung puyuh ini adalah 
Total Biaya Bulanan : Rp. 3.405.000
Total Pendapatan bulanan : 6.375.000 
Rumus 
Rp. 3.405.000 - 6.375.000 = Rp. 2.970.000 x 5.5 bln = Rp. 16.335.000
Dengan demikian sejak Burung Puyuh produksi dalam jangka waktu 5.5 bulan Nilai investasi yang kita lakukan sudah kembali

BIAYA POKOK/BUTIR
HARGA BEP = Rp.113.5/Butir. Jadi pada harga tersebut peternak tidak untung dan atau juga tidak rugi. Selama harga jual peternak selalu diatas harga @ Rp.113.5/butir maka peternak akan selalu untung.

ROI (Return on investment)
Persentase Keuntungan : Rp. 2.970.000/3.405.000 = 87%
Tinggal anda kalikan minimal 12 bulan saja berapa inkam yang anda dapatkan. 
Berani Mencoba....?

Demikian penjelasan tentang bagaimana dan apa saja yang di persiapkan untuk memulai bisnis Usaha Burung Puyuh ini, dengan kalkulasi lengkap untuk dan rugi. 
Mungkin kalau pembaca ada yang ingin di tanyakan bisa langsung komentar

Produk Peternakan :
  1. Probiotik EXTRA 99 PLUS      Harga Rp. 20.000/Liter
  2. Oriental Herbal Nutrien             Harga Rp. 25.000/Liter
  3. Dekomposer EXTRA 88            Harga Rp. 25.000/liter
  4. Enzim                                         Harga Rp. 30.000/Liter
  5. Desinfektan                                 Harga Rp. 25.000/Liter

CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 
Kontak Person


17 Okt 2020

10 CARA MENGATASI RONTOK BULU PADA BEBEK ATAU MOLTTING

10 CARA MENGATASI  RONTOK BULU PADA BEBEK ATAU MOLTTING
Peternak seringkali bingung dalam mencari cara mengatasi rontok bulu pada bebek. Padahal kondisi seperti ini memang sudah cukup wajar di alami semua unggas baik burung maupun ayam.
Proses rontoknya bulu pada unggas ini di sebut dengan moltting, hanya saja tidak semua keadaan rontok tersebut karena proses moltting.
Mungkin ini sebabnya banyak yang mencari cara bagaimana mengatasi bulu rontok yang terjadi pada bebek mereka. Apabila rontoknya bulu karena suatu penyakit atau kondisi tidak sehat memang di butuhkan penanganan khusus untuk mengatasinya.
Karena semua itu tentu sangat merugikan sekali jika di biarkan berlarut-larut. Tetapi apabila rontoknya karena molting, maka anda sebagai peternak tidak usah terlalu resah memikirkannya.
Khususnya pada bebek petelur pada umumnya akan mengalami masa rontok bulu seperti yang biasa kita temui pada burung. Periode ini baru akan dimulai setelah selesainya periode masa bertelur di tahap pertama yang terjadi pada bebek. Adapun tanda-tandanya bebek yang akan mengalami masa kerontokan bulu yakni seperti terhentinya produksi bertelur, bulu-bulu banyak yang terlepas (rontok) serta kemudian diikuti oleh tumbuhnya bulu baru.
Nah, proses pergantian ini yang harus anda syukuri karena bulu pada bebek berganti lebih fresh dan baru. Lamanya proses perontokan bulu memang tidak pasti, tetapi biasanya hal itu terjadi selama kurang lebih 1,5 bulan.
Pada saat rontok bulu tersebut, produktivitas telur bebek hampir 0 % atau dengan kata lain berhenti berproduksi untuk sementara waktu.
Namun hal ini suatu hal wajar, jadi tidak perlu di takutkan kalau bebek tidak bisa bertelur. Ketika masa perontokan selesai, semua bebek bisa bertelur kembali seperti sediakala.
Kendati demikian, tetap di lakukan beberapa upaya untuk mengatasi bebek merontokkan bulu baik itu karena molting atau sebab lain seperti sakit.
Cara Mengatasi Rontok Bulu Pada Bebek
Mendiagnosis Dini
Seperti yang sudah sering di sampaikan dalam berbagai pembahasan tentang penyakit, bahwa untuk menjadi seorang peternak harus berbekal beberapa hal. Diantaranya adalah sebagai berikut :
Mampu Mendiagnosis
Sehingga anda harus mampu mengenali tanda-tanda yang sedang di alami oleh bebek yang kita budidayakan, Salah satunya mampu untuk mendiagnosis kondisi bebek yang sedang mengalami rontok bulu, apakah itu molting atau penyakit. Sehingga setelah anda mampu mendiagnosis kondisi bebek bisa melakukan langkah langkah treatment.
Lingkungan Yang Bersih
Ketika bebek merontokkan bulunya, usahakan untuk memberikan tempat yang tenang dan bersih. Keadaan seperti itu membuat bebek memerlukan situasi dan kondisi yang mendukung kenyamanan mereka. Sesering mungkin usahakan selalu membersihkan kandang bebek.
Pemberian Pakan Grower
Pemeliharaan yang di lalukan untuk bebek pada masa rontok bulu berbeda dengan masa bertelur bebek. Pemberian pakan grower di sarankan sekali pada minggu ke 1—3. Tujuan pemberian ini agar rontoknya bulu bisa serempak sehingga lebih cepat menciptakan bulu baru. Dengan catatan, grower di berikan dalam jumlah terbatas, tidak lebih dan tidak kurang.
Pemberian Kadar Protein
Setelah memberikan pakan grower, anda perlu memberikan kadar protein yang tepat. Pakan dengan kandungan kadar protein 12 – 13% mampu membantu proses pelepasan bulu burung dan memulihkan sesegera mungkin. Dalam sehari umumnya pakan dengan kandungan protein di berikan sebanyak 80 gram/ekor/hari. Lalu, pada minggu ke 4—7 anda bisa memberikan pakan layer dengan jumlah sedikit lebih banyak.
Tujuan pemberian pakan layer lebih banyak ini adalah untuk menunjang agar proses pertumbuhan bulu baru lebih cepat dan serempak serta diharapkan pula pada minggu ke-8 sang bebek mulai bertelur kembali
Pemberian pakan ini dilakukan minimal 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Sebenarnya masa rontok bulu bebek adalah masa di mana mereka istirahat karena alat reproduksi telah bertelur selama 8—10 bulan.
Tidak Merubah Formula Pakan
Perubahan pakan adalah sesuatu yang sangat di benci bebek ketika bulu rontok. Ya, pada dasarnya bebek adalah hewan yang memang tidak menyukai suatu perubahan.
Dengan seringnya adanya perubahan pada pakan membuat bebek rentan mengalami stres. Akibatnya, ketika bulu telah rontok keadaan bebek tidak kunjung pulih justru bisa lebih parah.
Tidak Sering Memindah Tempat
Sering berpindah tempat tidak akan membuat bebek konsentrasi dalam hal apapun. Sehingga langkah untuk mengatasi bulu rontok pada bebek adalah dengan memposisikan tempat yang tetap namun bersih seperti yang di sebutkan di atas. Perubahan tempat membuat bebek harus beradaptasi yang tidak mudah, dan hal itu sangat memprihatinkan pada kondisi bebek yang sedang merontokkan bulu.
Kurangi Kadar Garam
Baik makanan, minuman atau kandang, usahakan telah berkurang dari kadar garam. Kadar garam merupakan hal yang paling sensitif pada unggas seperti bebek. Jika ada penambahan garam sebanyak 2-5% dalam komposisi pakan, bukan tidak mungkin lagi akan menyebabkan bebek mengalami rontok bulu.
Ciptakan Penghangat
Buatlah kandang bebek senyaman mungkin dengan menambahkan lampu pijar dan menutup kandang dengan celah-celah yang sedikit ketika petang. Ketika bulu bebek rontok membutuhkan tempat yang cukup hangat.
Biarkan Sendiri
Jangan terlalu sering menengok bebek yang mengalami bulu rontok setelah melakukan 9 tahap di atas. Apabila semua itu telah di lakukan, anda bisa melihat bebek di kandang ketika memberikan pakan dan minum. Berikan kesempatan bebek untuk memulihkan dirinya dari kerontokan bulu.
Treatment Pemilihan adalah dengan memberikan asupan nutrisi yang cukup bisa mempercepat proses pertumbuhan bulu yang baru.
Itulah 10 cara mengatasi rontok bulu pada Bebek yang harus anda pelajari dan diterapkan mulai dari sekarang supaya kondisi bebek akan tetap sehat dan tampil cantik dengan bulu-nya yang lebat.
Sekian dulu Artikel tentang proses moltting yang di alami bebek petelur.
Silahkan berlangganan artikel kami dengan memasukkan e-mail
Wassalam...
Produk Pertanian :
  • PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia

2 Okt 2020

CARA JITU MEMINIMALISIR BAU AMONIAK DI KANDANG

CARA JITU MEMINIMALISIR BAU AMONIAK DI KANDANG BURUNG PUYUH


Ketika memutuskan untuk Beternak Burung Puyuh, hal utama yang perlu dipertimbangkan adalah mengenai bau amoniak dan kondisi kandang yang kotor. Ini merupakan permasalahan utama yang sering dihadapi oleh semua peternak burung puyuh. Tak heran jika banyak peternak yang membuat kandang jauh dari pemukiman warga.
Dalam budidaya burung puyuh ini produksinya Amoniak tak bisa dihindarkan dari dalam kandang kita. Munculnya amonia merupakan hasil dari sisa proses pencernaan protein yang tidak sempurna. Sisa protein yang banyak tersebut akan menyebabkan banyak unsur Nitrogen (N) di dalam kotoran burung puyuh. Selanjutnya, sisa Nitrogen (N) tersebut oleh bakteri pengurai akan diubah menjadi amonia (NH3) atau amonium (NH4+).
Burung Puyuh memiliki sistem pencernaan yang unik. Salah satunya adalah sisa pencernaan yang dikeluarkan melalui kloaka (anus) berupa ekskreta, yaitu campuran antara pakan tak tercerna dengan asam urat sebagai hasil akhir metabolisme tubuh burung puyuh dan jenis unggas lainnya (semacam urin pada mamalia). Pakan tak tercerna dan asam urat ini merupakan penyumbang kandungan Nitrogen (N) dalam ekskreta. Nitrogen (N) dari ekskresi ginjal sebanyak 80% dan dari sistem pencernaan 20%. Nitrogen (N) urin ditemukan dalam bentuk asam urat, amonia, urea dan kreatinin. Terkait hal tersebut ada beberapa faktor yang mempengaruhi konsentrasi amonia di dalam kandang. Yaitu, lanjut Kualitas Protein Pakan, Desain Kandang, Manajemen Pemberian Pakan, Penanganan Kotoran, Temperatur Lingkungan, Kecepatan Angin. Selain itu, daerah dengan kelembaban yang tinggi juga menyebabkan produksi amonia yang berasal dari dekomposisi asam urat lebih cepat, karena aktivitas bakteri pengurai di tempat itu lebih cepat juga.
Berikut ini ada beberapa cara yang dapat dilakukan oleh peternak burung puyuh terutama yang mempunyai masalah Amoniak, untuk mengurangi munculnya bau tidak sedap dan juga meningkatkan kondisi Kandang yang lebih sehat.

Menjaga Kandang Tetap Kering
Demi mengurangi munculnya amonia ini, tiga solusi. Yaitu dengan Manajemen Perkandangan, Kebersihan dan Manipulasi Nutrisi. Untuk manajemen perkandangan antara lain yang bisa kita lakukan dengan mengatur ventilasi udara dalam kandang dengan baik. Ventilasi kandang yang baik ini akan meminimalisir kandungan Amoniak pada kohe burung puyuh. Tetapi tidak banyak berpengaruh terhadap bau yang muncul dan menyebar di sekitar perumahan, Pasalnya, bau yang tidak sedap tersebut akan dibawa keluar dan bisa menyebar.
Oleh sebab itu, cara yang paling rasional untuk mengurangi amoniak ini adalah dengan memperketat manajemen kebersihan Kandang. Penyemprotan alas kohe dengan Dekomposer Extra 88 Artinya harus secara rutin membersihkan kandang dan aplikasi Dekomposer. membuang atau menampung kotoran ke tempat yang jauh dari pemukiman.

Menjaga Kandang Tetap Kering
Bau yang tercium dari kandang umumnya disebabkan oleh kotoran yang menyatu dengan kondisi basah, baik yang disebabkan oleh kotoran itu sendiri maupun adanya tumpahan minuman atau hujan. Kondisi basah ini seringkali memicu penyakit yang merugikan dan membuat burung puyuh bisa sakit bahkan mati. Salah satu langkah yang bisa kita ambil adalah dengan menaburkan sekam padi di alas kotoran. Karena kotoran yang kering lebih minim baunya dibandingkan dengan yang basah atau encer. Cara menghindari kotoran yang cair adalah memberikan pakan dengan kualitas yang baik. Selain itu keseimbangan kadar air maupun mineral di dalam tubuh burung puyuh juga harus terjaga.

Penyemprotan Kandang
Untuk mengurangi bau yang ditimbulkan dari kotoran burung puyuh, umumnya peternak akan melakukan pengerukan kotoran terlebih dahulu dengan jangka waktu 3 hari sekali. Selanjutnya, alas Kobe di semprot dengan Dekomposer Extra 88. Penjelasan detail-Nya akan kita bahas pada artikel yang akan datang.

Penambahan Probiotik Extra 99 Plus
Mengurangi bau amoniak pada Kandang Burung Puyuh juga bisa dengan pemberian Probiotik Extra 99 Plus. Burung Puyuh dengan saluran pencernaan yang terganggu akan mengeluarkan kotoran yang berbau karena nutrisi tidak tercerna dengan sempurna. Selain mengatasi gangguan pencernaan, Probiotik Extra 99 Plus ini juga bisa digunakan untuk memaksimalkan nutrisi pakan yang terserap ke dalam tubuh sehingga kadar protein pada pakan tidak akan keluar bersama dengan feses burung puyuh. Kohe yang masih mengandung protein akan membuatnya berbau, oleh sebab itulah Probiotik Extra 99 Plus ini amat diperlukan.
Setelah menerapkan beberapa cara di atas, diharapkan peternak tidak perlu lagi ketakutan akan adanya masalah bau kotoran yang menyengat. Namun, selain menerapkan cara di atas, melakukan pengawasan yang rutin tetaplah diperlukan supaya kandang tetap dalam kondisi yang ideal.

Dengan mengikuti panduan yang telah kami jelaskan secara detail diatas, saya berharap semoga amoniak tak lagi jadi masalah bagi para sahabat semua. Namun jika para Sahabat Tani Ternak masih bingung dalam mengaplikasikanya silahkan berkonsultasi secara langsung dengan tim Research NATURAL FARMING Indonesia Dengan meninggalkan komentar atau bisa langsung menghubungi kami di Livechat ataupun Whatssapp kami secara gratis.
Demikian Penjelasan singkat tentang cara meminimalisir bau amoniak di kandang burung puyuh petelur, ini semoga bermanfaat...
Wassalam...
Produk Pertanian :
  • PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia

1 Okt 2020

PANDUAN CARA TERNAK BURUNG PUYUH PETELUR DENGAN PROBIOTIK EXTRA 99 Plus

PANDUAN LENGKAP CARA
BERTERNAK BURUNG PUYUH PETELUR

DENGAN PROBIOTIK EXTRA 99 PlusDAN DEKOMPOSER 88


Burung Puyuh atau dalam bahasa Jawa disebut Gemak merupakan burung liar yang awalnya diternakkan di Amerika Serikat, lalu berkembang ke berbagai penjuru dunia. Di Indonesia, sentra peternakan burung puyuh banyak ditemui di Sumatera, Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah.
Secara taksonomi, burung puyuh masuk kedalam kelas Aves, ordo Galiformes, Famili Phasianidae dan Genus Coturnix.
SpesiesSpesies yang banyak dibudidayakan adalah Coturnix coturnix japonica atau yang biasa disebut puyuh Jepang. Puyuh jenis ini lebih diminati oleh peternak puyuh karena bisa menghasilkan telur lebih banyak dibandingkan dengan jenis puyuh lainnya. Spesies ini sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang beternak burung puyuh untuk diambil telur dan dagingnya.
Selama 1 tahun, puyuh dapat menghasilkan 250-300 butir telur, dengan konsumsi pakan puyuh petelur harian 22 gram/ekor. Selain itu, puyuh dapat segera berproduksi hanya dalam waktu 45 hari sehingga cepat berproduksi dan memberikan keuntungan bagi pelaku usaha ternak burung puyuh.
Telur puyuh mengandung protein sebesar 13,1%, lemak 11,1%, dan Vitamin A sebesar 543 µg, sehingga tidak kalah dibandingkan dengan telur ayam.
Selain telurnya, puyuh yang telah lewat masa produktif juga memiliki kandungan gizi yang cukup besar. Kandungan gizi pada daging burung puyuh terdiri dari protein sebesar 20-23,4%, lemak sebesar 1,0-3,4% dan zat mineral 1,2-1,6%.
Setelah para Sahabat Tani Ternak tahu dan sedikit mengenal sejarah burung puyuh, kini Sahabat Tani Ternak mempraktekan panduan mengenai cara berternak puyuh petelur yang telah terbukti efektif.
Cara Ternak Puyuh Petelur
Cara budidaya burung puyuh petelur yang baik dan benar. Ada beberapa syarat yang harus di penuhi dalam pelaksanaan budidaya burung puyuh petelur. Syarat tersebut adalah :
Kandang puyuh petelur
Memilih bibit puyuh petelur yang baik
Cara budidaya puyuh petelur yang pertama yaitu harus melengkapi syarat-syarat yang telah kami sebutkan diatas.
Syarat Lokasi Ternak Puyuh Petelur
Syarat lokasi budidaya burung puyuh tidak jauh berbeda dengan beternak unggas lain.
Secara umum, syarat lokasi ternak puyuh petelur ideal-Nya jauh dari keramaian dan pemukiman penduduk, namun jika terpaksa belakang rumahpun jadi, lokasi budidaya strategis dan bisa dijangkau oleh moda transportasi, bebas banjir, memiliki sirkulasi udara yang baik dan bukan daerah endemik penyakit.
Syarat Kandang Puyuh Petelur
Hal yang sangat perlu diperhatikan dalam budidaya burung puyuh petelur adalah kandang puyuh petelur. Syarat Syarat kandang puyuh petelur antara lain : suhu berkisar 20-25C, kelembapan berkisar 30-80%, penyinaran siang hari di aktifkan saat musim penghujan saja, sedangkan malam hari 40-60 watt dan perlu memperhatikan arah sinar matahari agar kandang cukup cahaya matahari saat pagi hari.
Saat burung puyuh masih kecil, kandang pembesaran anak puyuh dengan ukuran 1 M x 60 cm x 25 cm dapat diisi 90-100 ekor puyuh. Jika umur burung puyuh 10 hari sampai lepas anakan, maka ukuran tersebut dapat diisi 60 ekor. Kemudian dikurangi menjadi 40 ekor/m2 sampai bertelur.
Ukuran kandang puyuh petelur yang ideal adalah 200 cm, dengan rincian lebar 75 cm, tinggi kandang 30-35 cm, tinggi kolong kandang antara 30-40 cm, pintu kandang puyuh petelur sebaiknya berukuran 17 cm x 17 cm. Bila kandang puyuh petelur bertingkat, sebaiknya ditambahkan dropping board yang berfungsi untuk menampung kotoran burung puyuh.
Bahan baku pembuatan kandang puyuh petelur bisa menggunakan bambu, kayu dan kawat kasa (ram) sebagai dinding. Atap kandang puyuh petelur usahakan terbuat dari bahan yang mampu meredam panas misal genting, untuk lantai bisa disusun dari bata merah atau campuran pasir, semen dan kapur.
Tata letak tempat pakan dan minum sebaiknya berada diluar kandang puyuh petelur, serta menempel disamping kandang yang terbuat dari pipa PVC, bambu atau kayu.
Syarat Bibit Puyuh Petelur Yang Baik
Bibit puyuh petelur yang baik harus disesuaikan dengan tujuan budidaya burung puyuh.
Bila ingin menghasilkan telur konsumsi sebaiknya pilih bibit puyuh jenis ketam betina yang sehat dan bebas penyakit. Untuk menghasilkan telur yang baik, pastikan dilakukan sexing terlebih dahulu sehingga semua puyuh yang dipelihara adalah betina.
Bila ingin menghasilkan daging puyuh, sebaiknya dipilih puyuh jantan dan puyuh petelur afkir. Sedangkan bila ingin menghasilkan telur tetas untuk pembibitan sebaiknya pilih puyuh betina dan jantan yang sehat dan lincah agar telur yang menetas berkualitas.
Jadi dulur-dulur harus memperhatian tujuan dalam budidaya puyuh, jangan sampai salah memilih bibit puyuh ya dulur-dulur. Treatment Saat Bibit Puyuh Petelur Masuk Kandang bibit puyuh petelur sebelum masuk ke kkandan. Sebelum bibit puyuh petelur masuk kandang, pastikan kandang sudah dalam kondisi bersih lampu pemanas juga harus di cek terlebih dahulu.
Lakukan penyemprotan dengan Dekomposer 99 dosis 200 - 300 ml/ tanki 14 liter, sebagai antisipasi adanya bakteri dan jamur pathogen di kandang pembesaran.
Sesaat bibit puyuh petelur tiba, sebaiknya biarkan burung puyuh tanpa pakan untuk mengurangi stres akibat perjalanan.
Cukup berikan minum yang dicampur Suplemen Organik Cair GDM Ternak dengan dosis 0,1 ml/ekor untuk mengurangi tingkat stres bibit yang baru masuk kandang. Jika bibit puyuh sudah mulai nyaman di dalam kandang, baru diberi pakan puyuh petelur.
Pakan Puyuh Petelur
Pakan puyuh petelur yang baik harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air
Pakan yang digunakan untuk puyuh petelur berbentuk tepung, pellet dan remah-remah yang disesuaikan dengan umur bibit puyuh petelur.
Frekuensi pemberian pakan puyuh petelur didasarkan pada umur bibit. Burung puyuh yang masih anakan diberi pakan 2 kali sehari, sedangkan burung puyuh remaja/dewasa diberi pakan 1 kali sehari.
Waktu yang tepat untuk pemberian pakan puyuh petelur adalah pagi, yaitu 06.00 dan sore hari pada pukul 15.00 .
Pemberian minum dilakukan secara kontinyu sesuai kebutuhan. Usahakan jangan sampai air minum kekurangan, agar burung puyuh tidak mengalami dehidrasi.
Agar hasil menjadi maksimal, maka air minum burung puyuh petelur perlu di tambahkan dengan Probiotik Extra 99 sesuai dengan dosis yang dianjurkan. Penambahan suplemen organik ini berguna untuk memberikan tambahan mineral, protein, asam lemak, dan sekaligus sebagai tambahan multivitamin yang sangat dibutuhkan oleh ternak.
Hanya dengan menambahkan Probiotik Extra 99 Plus, anda tidak perlu lagi membeli obat-obatan ataupun vitamin untuk ternak puyuh petelur.
Pakan puyuh petelur yang baik harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral dan air yang cukup sesuai dengan umur burung puyuh agar dapat menunjang perkembangan tubuhnya. Saat burung puyuh memasuki pergantian fase misalnya dari grower ke layer, 
Penyakit Yang Menyerang Burung Puyuh
Salah satu penyakit pada ternak puyuh petelur
Terdapat banyak jenis penyakit yang menyerang burung puyuh petelur mulai dari radang usus (Quail Enteritis), tetelo (New Casstle Disease), berak putih (Pullorum), berak darah (Coccidiosis), cacar ungags (Fowl Pox), Quail Bronchitis, Aspergilosis, cacingan, dan Kerusakan hati
Untuk menjaga kebersihan kandang puyuh petelur, maka sebaiknya dilakukan pembersihan secara rutin minimal 4 hari sekali mulai dari kotoran, bulu, dan pemeriksaan kesehatan burung puyuh secara rutin. Bila kita menemukan adanya gejala pada burung puyuh yang kurang sehat, maka segera keluarkan burung puyuh tersebut dari kandang dan masukkan ke box pengobatan.
Kemudian bisa mengobati burung puyuh hingga keadaannya menjadi sehat. Setelah itu burung puyuh tersebut kembali sehat kita bisa mengembalikan-Nya kedalam kandang Produksi.
Sebagai antisipasi serangan bakteri, virus, parasit dan jamur, kita bisa mencegah pertumbuhannya dengan Dekomposer 88 secara rutin. Dosis yang digunakan untuk penyemprotan kandang adalah 250 ml/tangki 14 liter. Ini harus dilakukan agar puyuh tidak diserang penyakit akibat bakteri dan jamur.
Nah dengan mengikuti panduan cara ternak puyuh petelur yang telah kami jelaskan secara detail diatas, dulur-dulur bisa sukses dalam beternak puyuh petelur.
Namun jika Sahabat Tani Ternak masih bingung dalam menjalankan budidaya burung puyuh petelur ataupun ingin berkonsultasi secara langsung dengan tim Research SAUNG TERNAK Indonesia bisa langsung menghubungi kami di Livechat ataupun Whatssapp kami secara gratis.
 
Demikian Penjelasan singkat tentang Tata cara budidaya burung puyuh petelur, ini semoga bermanfaat
Produk Pertanian :
  • PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia

Daftar Pustaka :
Listiyowati, E dan R. Kinanti.1992. Puyuh, Tatalaksana Budidaya secara Komersil. Penebar Swadaya. Jakarta.
Ribarski, S and A. Genchev. 2013. Effect of Breed on Meat Quality in Japanese Quails (Coturnix coturnix Japonica). Jurnal. Trakia Science 11:2-6.