CARA MUDAH MEMBUAT WATER SOLUBLE POTASSIUM ( WP )
- Meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen
- WP berperan penting dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen pada tanaman. Kalium membantu tanaman memproduksi karbohidrat dan protein yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan tanaman, sehingga dapat meningkatkan produksi buah, bunga, dan biji.
- Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap stres lingkungan
- Kalium dapat membantu tanaman mengatasi stres lingkungan seperti kekeringan, suhu ekstrem, dan serangan penyakit. Hal ini karena kalium dapat meningkatkan daya tahan tanaman terhadap stres lingkungan dengan cara memperkuat sistem perakaran dan mempertahankan keseimbangan air pada tanaman.
- Memperkuat sistem perakaran tanaman
- Kalium dapat memperkuat sistem perakaran tanaman dan meningkatkan pertumbuhan akar. Hal ini dapat membantu tanaman menyerap nutrisi dan air dengan lebih efektif, sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan kekuatan tanaman.
- Meningkatkan toleransi terhadap kegaraman tanah
- WP juga dapat membantu tanaman dalam mengatasi kegaraman tanah, karena kalium dapat menetralkan ion-ion natrium dalam tanah dan meningkatkan toleransi tanaman terhadap kegaraman.
- Meningkatkan kualitas dan keawetan buah
- Kalium juga dapat meningkatkan kualitas dan keawetan buah. Hal ini karena kalium dapat meningkatkan ketebalan dinding sel dan mengurangi risiko kerusakan pada buah selama penyimpanan.
Secara umum, pemberian kalium cair dalam jumlah yang tepat dapat membantu tanaman tumbuh dengan lebih sehat, kuat, dan produktif. Namun, pemberian kalium yang berlebihan juga dapat berdampak negatif bagi tanaman, sehingga perlu dilakukan dengan hati-hati dan sesuai dengan dosis yang direkomendasikan.
- Kekurangan kalium pada tanaman dapat menyebabkan gejala yang berbeda-beda, tergantung pada jenis tanaman dan kondisi lingkungan. Beberapa gejala kekurangan kalium pada tanaman antara lain:
- Pertumbuhan tanaman yang lambat atau stunted
- Tanaman yang kekurangan kalium cenderung tumbuh lebih lambat atau terhambat pertumbuhannya. Tanaman mungkin juga memiliki batang yang lebih pendek dan lemah.
- Kehilangan warna pada daun
- Daun tanaman yang kekurangan kalium cenderung mengalami perubahan warna. Daun menjadi pucat atau kekuningan pada bagian pinggir daun, sementara bagian tengah daun tetap hijau.
- Kerusakan tepi daun
- Tanaman yang kekurangan kalium cenderung memiliki daun yang rusak pada bagian tepinya, dengan bentuk tepi daun yang bergelombang atau bergigi.
- Penurunan kualitas buah atau bunga
- Kekurangan kalium pada tanaman dapat mempengaruhi kualitas buah atau bunga yang dihasilkan. Buah atau bunga mungkin menjadi lebih kecil, kurang berkualitas, dan bahkan mengalami kerusakan.
- Rendahnya toleransi terhadap stres lingkungan
- Tanaman yang kekurangan kalium cenderung memiliki toleransi yang lebih rendah terhadap stres lingkungan, seperti kekeringan atau suhu yang ekstrem.
Kekurangan kalium dapat mempengaruhi produksi tanaman dan mengurangi hasil panen. Tanaman mungkin menghasilkan buah atau biji yang lebih sedikit atau ukuran buah yang lebih kecil.
Jika tanaman menunjukkan gejala kekurangan kalium, maka perlu dilakukan tindakan yang tepat, seperti memberikan pupuk kalium yang cukup atau memperbaiki kondisi lingkungan tempat tumbuh tanaman. Hal ini akan membantu mencegah kerusakan lebih lanjut pada tanaman dan meningkatkan kualitas hasil panen.
- Guci tanah liat / Toples Kaca
- Kain berpori ( Handuk kertas )
- Batang Tembakau 1kg
- Air Bersih 5 Liter
- Karet gelang / benang
- Batang tembakau kering potong-potong. (Jangan ditumbuk terlalu halus untuk menghindari membuat bubuk ).
- Masukkan 1 kg batang tembakau ke dalam tas kain katun / rami dan celupkan ke dalam 5 Lt air untuk melarutkan kalium ke dalam air (cairan kasar kalium alami). biarkan sekitar 7 hari.
Sedangkan membuat water soluble potassium (WP) secara Kimiawi, Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut :
- Bahan-bahan yang dibutuhkan:
- Kalium sulfat (K2SO4)
- Air suling atau air matang
- Alat-alat yang dibutuhkan:
- Wadah atau beaker
- Sendok
- Pengaduk atau stirring rod
- Pengukur pH atau pH meter (opsional)
- Siapkan wadah atau beaker yang bersih dan kering.
- Ukur 1 gram kalium sulfat (K2SO4) dan letakkan ke dalam wadah atau beaker.
- Tambahkan 100 ml air suling atau air matang ke dalam wadah atau beaker yang berisi K2SO4.
- Aduk campuran K2SO4 dan air dengan menggunakan pengaduk atau stirring rod hingga tercampur rata.
- Setelah campuran terlihat benar-benar larut, Anda dapat mengukur pH larutan dengan menggunakan pengukur pH atau pH meter. Jika pH larutan terlalu asam atau terlalu basa, Anda dapat menyesuaikan dengan menambahkan sedikit asam atau basa sesuai kebutuhan.
- Water soluble potassium (WP) siap digunakan.
Catatan : Pastikan semua peralatan yang digunakan steril dan bersih untuk menghindari kontaminasi. Simpan larutan WP dalam botol yang tertutup rapat dan tempatkan pada tempat yang kering dan sejuk.







0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya