Cara Mudah Membuat Water Soluble Calsium (WS-Ca) Untuk Tanaman
Assalamu'alaikum.... Sedulur Tani, Berjumpa lagi dengan kami. Kali ini kita akan membahas tentang Cara membuat Pupuk Calsium atau Water Soluble Calsium.
Sebagai seorang Petani seharusnya anda mengetahui dan percaya bahwa kalsium sangat penting bagi tanaman seperti halnya bagi manusia. Calsium ini umumnya ditemukan di alam dalam bentuk Calsium Karbonat, kalsium dapat diekstraksi dari sesuatu yang umum ada di sekitar kita, dan kita biasanya membuangnya begitu saja, ya... Cangkang Telur salah satunya, ketika cangkang telur ini ditambahkan dengan BRV maka jadilah pupuk kalsim ini. Petani Organik maupun Non Organik bisa membuat dan menggunakan Calsium cair ini di lahan pertanian yang kita punya. Karena semua bahan yang dibutuhkan gampang di dapatkan dan sudah tidak terpakai lagi.
- Sifat fisik : Calsium adalah logam berwarna putih keperakan dengan kilau logam. Kalsium memiliki titik lebur yang tinggi (842°C) dan titik didih yang tinggi (1.484°C).
- Kegunaan : Calsium digunakan dalam produksi baja, pembuatan semen, produksi kaca, dan dalam produksi aluminium. Kalsium juga penting untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi pada manusia.
- Sifat kimia : Calsium adalah logam alkali tanah yang sangat reaktif dan mudah teroksidasi di udara. Calsium bereaksi dengan air untuk membentuk gas hidrogen dan kalsium hidroksida. Kalsium juga bereaksi dengan asam untuk membentuk garam Calsium dan gas hidrogen.
- Kelimpahan : Calsium merupakan unsur paling melimpah ke-5 di kerak bumi dan dapat ditemukan dalam berbagai mineral seperti kalsit, dolomit, dan gypsum.
- Toksisitas : Kalsium relatif tidak beracun dalam jumlah yang biasa dikonsumsi manusia. Namun, konsumsi kalsium yang berlebihan dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti pembentukan batu ginjal.
Pupuk Kalsium Cair ini sangat ideal untuk lahan pertanian dan perkebunan yang ingin memberikan nutrisi pada tanaman sesuai dengan kebutuhan-nya, karena ini akan mencegah tanaman tumbuh secara berlebihan, namun mampu meningkatkan daya simpan dan kekerasan buah, dan untuk membuat Kalsium (Ca) Cair ini ikuti langkah berikut ini :
- Cangkang Telur
- BRV ( Brown Rice Vinegar )
- Toples Kaca
- Handuk atau Kain halus
- Gelang karet
- Alat Penghancur (opsional)
- Kumpulkan kulit telur Kira kira ½ Kg dan bersihkan cangkang telur dari kulit ari di bagian dalam. Ini kita lakukan untuk memastikan cangkang telur hanya mengandung kalsium yang ingin kita ekstrak dan tidak ada zat yang lain.
- Selanjutnya dengan menggunakan alat penghancur, atau menggunakan tangan, hancurkan cangkang telur menjadi potongan-potongan kecil. Cangkang telur yang dihancurkan akan mempercepat proses ekstraksi dan akan lebih efektif.
- Panggang atau sangrai cangkang telur di atas api untuk menghilangkan zat-zat apa pun yang mungkin akan membusuk selama proses pembuatan Calsium Cair ini berlangsung. Ingat jangan sampai warna kulit telur berubah terlalu coklat.
- Setelah itu masukkan kulit telur ke toples kaca, isi toples kaca hingga 40% dari kapasitas Toples. Kemudian tambahkan BRV hingga cangkang telur tenggelam merata tambah lagi kira kira 1 inchi dari cangkang telur, cangkangt telur akan bergerak di dalam toples dan akan menghasilkan gelembung saat proses ekstraksi berlansung.
- Proses ini dianggap selesai ketika tidak ada lagi gerakan atau gelembung yang nampak. Simpan Calsium Cair ini di tempat yang sejuk dan teduh di ruangan beriklim sedang. Pastikan tidak ada kontak dengan sinar matahari di area penyimpanan. Kami biasanya menaruhnya di lemari khusus untuk bahan pertanian dan peternakan agar jarang dibuka dan jauh dari jangkauan anak-anak.
Cara Membuat : Cara Membuat Water Soluble Potasium (WP)
- Daunnya Berubah Warna
- Kuncup Bunga Berubah Warna
- Buah Terlalu Lunak dan Mudah Jatuh
- Nutrisi Tanaman Rendah atau Kerdil
- Bunga Mudah Rontok
- Larutan kalsium Cair bisa di gunakan, encerkan Kalsium Cair ini dengan perbandingan 1 : 1000 kemudian Kocor di bagian Batang tanaman buah milik anda.
- WS-Ca ini sangat efektif untuk mendukung perpindahan atau cross-over yaitu tahap perpindahan fase Vegetatif ke tahap reproduksi Generatif.
- Aplikasikan WS-Ca pada daun beberapa kali setelah bunga berubah menjadi buah.
- Penyemprotan WS-Ca mencegah tanaman tumbuh terlalu tinggi dan menghasilkan buah yang lebat dan padat.
Baca Juga : Cara Membuat Water-Soluble Phosphoric Acid (WPA)
- Gunakan Calsium Cair saat tanaman tumbuh terlalu cepat.
- Gunakan Calsium Cair saat pertumbuhan awal tanaman buruk.
- Gunakan Calsium Cair saat daunnya berubah warna dan kurang berkilau
- Gunakan Kalsium Cair ketika kuncup bunga memiliki diferensiasi yang buruk.
- Gunakan Kalsium Cair ketika penurunan performa parah.
- Gunakan Kalsium Cair saat pembesaran buah lambat
- Gunakan Kalsium Cair saat kadar keasaman menurun.
Membantu dalam transisi dari pertumbuhan (Vegetatif) ke reproduksi. Ini juga efektif ketika tanaman ditumbuhi daun yang memiliki warna buruk atau tidak berkilau, Suhu optimal untuk menyimpan harus berkisar antara 30-35 °C.
- Akar tidak bisa berkembang dengan maksimal dan rambut akar yang lemah, Ini karena protoplasma normal sel tidak terbentuk karena kekurangan kalsium.
- Daunnya berubah warna menjadi kecoklatan dan kemudian mengering.
- Penampilan polong kacang kosong.
- Pematangan buah dan sayuran yang buruk, kelembapan yang berlebihan dan asam organik, kurangnya kadar keasaman, daging buah lembek aroma dan rasa buah yang tidak manis.







0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya