3 Jan 2023

CARA DAN PROSES PEMBUATAN BACTERI CAIR UNTUK PENGURAI

CARA DAN PROSES PEMBUATAN BACTERI CAIR UNTUK PENGURAI


Pengurai sampah dan limbah organik bagi proses dekomposisi atau biodegradasi disajikan dalam produk Activator Kompos ( @ 250 gr/ Pack ) adalah konsorsium mikroba unggulan terdiri dari 5 bakteri, fungi dan ragi disajikan berupa serbuk ( powder ).

Mikroba unggulan terdiri bakteri aktinomycetes- spesies aktinomyces naeslundii, Lactobacillus spesies delbrueckii, Bacillus Brevis, Saccharomyces Cerevisiae, ragi, dan jamur serta Cellulolytic Bacillus Sp) pengurai bahan organik ( limbah kota, pertanian, peternakan dan lain-lainnya) . Bermanfaat untuk mempercepat proses dekomposisi ( menghancurkan bahan organik) , menghilangkan bau busuk dan menekan pertumbuhan ( antagonis) mikroba penyebab bau, penyebab penyakit akar dan merugikan tanaman ( patogen) .

Bacillus SP

Bakteri yang bersifat proteolitik pemecah pati ini merupakan bakteri probiotic aktif pengurai lignin dan selulosa, karbohidrat, bahan organik, maupun lemak secara biologis. Mengurai NO dan NH3 sekaligus menekan berkembangnya bakteri pathogenik pada materi organik seperti sampah dan tinja, guna mencegah sumber air dan badan lingkungan terkontaminasi.

Lactobacillus, Saccharomycess, Aktinomycetes

Bakteri pengurai limbah kota, limbah pertanian dan peternakan. Konsorsium ketiganya akan menghancurkan dengan menguraikannya serta menghilangkan bau busuk dari timbulan gas H2S maupun methan CH4. 

Bakteri ini akan bekerja aktif dan berkembang populasinya pada kondisi PH netral 6-7, suhu mesofilik ( 35-55 derajat Celcius), kelembaban atau kadar air material 60%, materi berporositas bagi optimalnya oksigen (aerasi) dan keseimbangan material organik pada nisbah C/N ( Carbon/ Nitrogen) 25-30.

Dari sifat dan karakternya itulah aktivator EXTRA 88 efektif digunakan dalam penguraian materi dengan kandungan heterogen ( karbohidrat, lemak, protein) seperti terdapat dalam sampah kota maupun limbah industri makanan.  

Pengkondisian bagi aktif dan berkembangnya populasi bakteri ini dilakukan dengan mekanisasi seperti alat mesin produksi kompos ARKRKM 1000 L maupun mesin kompos lainnya yang ketika dipadukan dengan material penggembur GP2 akan menjamin stabilisasi suhu, PH, kadar air maupun asupan oksigen ( aerasi).

Penggembur Green Phoskko (GP2) merupakan campuran aneka bahan hasil tambang ( zeolit, dolomit), material karbon (C) seperti serbuk gergaji dan arang sekam pada komposisi tertentu. Penggembur GP2 berfungsu sebagai starter bagi kenaikan suhu dan PH sampah kota dan sampah dapur, yang umumnya bersifat asam ( PH dibawah 7) dengan suhu dibawah 20 derajat Celcius.

Bahan Peralatan
  1. Tempe ¼ kg Galon 1 buah
  2. Tape singkong 0.5-1 Kg Baskom 1 buah, blender
  3. Air tebu 1 ½ lt/Gula Pasir/Gula merah 1 kg/ molase 5-10 sdm Plastik 1 buah
  4. Air ¾ galon (air isi ulang/air sumur) Karet gelang 1 buah
  5. Susu fermentasi (Yakult,Yoghurt , dll): 3 sdm atau setengah botol Sendok makan

Tahapan kerja :

  1. Campurkan tempe dan tape hingga menyatu di dalam baskom
  2. Buat kepalan dari campuran tempe dan tape, lalu masukkan ke dalam galon yang telah terisi air (sebaiknya air mineral isi ulang atau air sumur, bukan air PDAM)
  3. Masukkan air tebu/gula/molase ke dalam galon, lalu tambahkan 3sdm yoghurt
  4. Kocok galon agar kepalan campuran tempe dan tape dapat menyebar rata
  5. Tutup galon dengan plastik yang dimasukkan ke dalam mulut galon, palstik ini akan menggelembung bila bakteri di dalam galon telah bekerja aktif (biasanya 3-4 hari)
Catatan : Cara pembuatan bisa juga dengan cara tempe, tape, susu fermentasi dan gula diblender dengan tujuan agar bahan mudah diaduk dan tercampur merata tanpa harus melakukan pengocokan ketika sudah dimasukkan dalam galon.

Cara penggunaan :
Siramkan bakteri cair 2 tutup botol minuman mineral ke saluran drainase (selokan, sumur, kamar mandi, kloset, wastafel) setiap hari

Manfaat :

  1. Meningkatkan kualitas air (bakteri menguraikan kandungan di dalam limbah yang merugikan)
  2. Dapat sebagai pupuk cair (1 liter bakteri cair + 10 liter air sumur)
  3. Pestisida Organik
  4. Menghancurkan padatan kotoran pada septic tank jika sudah penuh
  5. Mengatasi bau pada saluran

Catatan :

  1. Ciri-ciri bila bakteri ini masih bagus adalah aromanya menyerupai tape
  2. Untuk pembuatan bakteri cair berikutnya, ambil 1 gelas bakteri cair sebagai starter, lalu
  3. Lakukan tahapan kerja yang ke-3 dan ke-4
  4. Sudah diaplikasikan sejak tahun 2005 dan digunakan oleh petani alami untuk pupuk cair ketika padi mulai meteng, mrantak dan padi mulai menguning (berfungsi sebagai SCOR alami). Terima kasih
Saya pribadi sudah membuat bakteri cair ini, cuma ada bahan yang saya tambahkan dan atau saya ganti.

Bahan yang saya tambahkan adalah isi buah maja 1-2 butir. Lebih bagus lagi, isi buah maja yang sudah berwarna hitam, kemudian  diblender. Dengan demikian, gula pasir/gula jawa akan berkurang 1/2 dari dosisnya.

ECO SYSTEM ENZIM ( Enzim Lingkungan )
Enzim lingkungan adalah solusi kompleks yang dihasilkan dari fermentasi limbah dapur segar (ampas buah dan sayuran),+Gula (gula merah, gula merah atau gula molase) dan air. Warnanya coklat tua dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat. Enzim ramah lingkungan adalah cairan multiguna dan aplikasinya mencakup rumah tangga, pertanian, peternakan, dll.

Aktivitas enzim di dalam Eco System Enzim  ​​juga dapat dimanfaatkan. Selama proses fermentasi, enzim mikroorganisme aktif memproses sumber energi. Eco System Enzim mengandung aktivitas :
Amilase, lipase  dll yang dapat digunakan untuk mengolah limbah susu, di mana ia mengandung karbohidrat, protein, dan lemak untuk dipecah oleh enzim-enzim tersebut.
Berikut ini adalah beberapa manfaat dari enzim ramah lingkungan
  1. Pembersih lantai
  2. Pembersih toilet
  3. Pembersih dapur Cairan pencuci piring
  4. Pembersih udara Deterjen pakaian
  5. Pengolahan limbah
  6. Anti-Bakteri,
  7. Jamur dan Virus
  8. Antiseptik alami untuk rumah Anda. Memurnikan Air Bawah Tanah
  9. Residu enzim yang mengalir di bawah tanah pada akhirnya akan memurnikan sungai dan laut.
  10. Purify Air atau penghilang bau Air
  11. Udara atoxic yang dilepaskan dari rokok, knalpot mobil, residu kimia dari produk rumah tangga, dll.
  12. Obat nyamuk
  13. Pestisida
  14. Pupuk

Bahan dan peralatan
  • Potongan sayur dan buah (mentah)
  • Gula merah
  • Air bersih
  • Wadah kedap udara
Cara Membuat :
Perbandingan antara air, potongan buah atau sayuran dan gula merah masing-masing 10 : 30 : 1 ( mis. 10 gram gula merah, 30 gram potongan buah / sayuran, 1000gram airv). Sesuaikan dengan limbah atau wadah yang tersedia.

Potong buah atau sayuran menjadi potongan-potongan kecil. Campur semua bahan ke dalam wadah plastik dan aduk. Bahan plastik lebih disukai untuk menghindari wadah meledak ketika gas menumpuk.

Tutup wadah sampai kedap udara. Biarkan selama 3 bulan di ruang terlindung. Selama tahap awal fermentasi, buka wadah kira-kira setiap seminggu sekali untuk melepaskan gas yang terperangkap dan mencegah wadah agar tidak meledak.

Setelah 3 bulan, enzim eko ​​yang berhasil akan memiliki warna cokelat gelap dengan bau cuka. Jika cairan berwarna hitam, tambahkan lebih banyak gula untuk melanjutkan proses fermentasi. Abaikan saja jika ada cacing dan serangga karena akan dipecah melalui proses. Saring cairan dari sisa limbah organik dan simpan dalam wadah apa pun untuk digunakan nanti. Residu limbah organik dapat digunakan sebagai pupuk.

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pembuatan ENZYME ECO SYSTEM
Jangan gunakan wadah kaca atau logam karena tidak bisa mengembang (karena akan ada gas yang dihasilkan sehingga volume gas dan tekanan akan bertambah)
Warna ideal eco enzyme adalah coklat tua, jika berwarna hitam tambahkan gula untuk mengulang proses fermentasinya

Sisa atau residu organik eco enzyme dapat digunakan kembali, tambahkan saja sampah dapur segar. Atau bisa dibuat sebagai pupuk dengan mengeringkannya, kemudian kubur dalam tanah. Bisa juga digiling lalu masukkan ke toilet, tambahkan gula coklat lalu siram. Cara ini bermanfaat untuk membersihkan toilet.

Jika tidak memiliki sampah dapur yang cukup, kita bisa memasukkannya sedikit-sedikit. Fermentasi 3 bulan dimulai ketika sampah dapur terakhir ditambahkan.
Semakin lama difermentasikan akan semakin baik, eco enzyme tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Jangan disimpan dalam kulkas, letakkan di suhu ruangan.

PENGGUNAAN ENZYME ECO SYSTEM

Berikut takaran pemakaian menggunakan perbandingan antara larutan ecoenzym dengan air (dalam satuan ml) :

  1. M‌encucipiring, peralatan dapur berminyak 1:10-50
  2. Penyegar udara ruangan 1:200
  3. Menyiram tanaman 1:500
  4. Disinfektan 1:500
  5. Mengepel lantai dengan perbandingan 1:1.000.
  6. Mencuci baju (mesin cuci) konsentrat (tidak perlu dicairkan dengan air lagi, langsung dimasukkan ke mesin cuci saja)
Produk Peternakan :
  1. Probiotik EXTRA 99 PLUS      Harga Rp. 20.000/Liter
  2. Oriental Herbal Nutrien             Harga Rp. 25.000/Liter
  3. Dekomposer EXTRA 88            Harga Rp. 25.000/liter
  4. Enzim                                         Harga Rp. 30.000/Liter
  5. Desinfektan                                 Harga Rp. 25.000/Liter

CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 
Kontak Person



Lokasi: Demak, Kec. Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya