6 Okt 2020

INI DIA RESEP JITU MEMPERBANYAK PETROGANIK

SEMUA TENTANG PETROGANIK

Resep ini saya dapat dari group Facebook Petani Organik yang setelah saya coba hasilnya cukup memuaskan.
Bahan organik adalah bahan yang berasal dari limbah tumbuhan atau hewan atau produk sampingan. Pada umumnya bahan organik mempunyai C/N rasio tinggi (besar dari 30), sehingga bila digunakan langsung pada lahan pertanian akan mengganggu pertumbuhan tanaman karena terjadi proses fermentasi dalam tanah. 
Lalu apa keunggulan pupuk organik?
Pupuk organik mengandung unsur Mikro yang lebih lengkap dibanding pupuk anorganik. Pupuk organik akan memberikan kehidupan Mikroorganisme tanah yang selama ini menjadi sahabat petani dengan lebih baik.
Pupuk organik mampu berperan memobilisasi atau menjembatani unsur hara yang sudah ada di tanah sehingga mampu membentuk partikel ion sehingga mudah diserap oleh akar tanaman.
Pupuk organik berperan dalam pelepasan unsur hara tanah secara perlahan dan kontinu sehingga dapat membantu dan mencegah terjadinya ledakan suplai hara yang dapat membuat tanaman menjadi keracunan.
Pupuk organik membantu menjaga kelembaban tanah dan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada akar-akar tanaman.
Pupuk organik dapat meningkatkan struktur tanah dalam arti komposisi partikel yang berada dalam tanah lebih stabil dan cenderung meningkat karena struktur tanah sangat berperan dalam pergerakan air dan partikel udara dalam tanah, aktifitas Mikroorganisme yang menguntungkan, pertumbuhan akar, dan kecambah biji. Pupuk organik sangat membantu mencegah terjadinya erosi lapisan atas tanah yang merupakan lapisan mengandung banyak unsur hara.
Pemakaian pupuk organik juga berperan penting dalam merawat/menjaga tingkat kesuburan tanah yang sudah dalam keadaan berlebihan pemupukan dengan pupuk anorganik/kimia dalam tanah.
Pupuk organik berperan positif dalam menjaga kehilangan secara luas unsur hara Nitrogen dan Fosfor terlarut dalam tanah
Kualitas tanaman yang menggunakan pupuk organik akan lebih bagus sehingga tanaman tidak mudah terserang penyakit dan tanaman lebih sehat.
Untuk kesehatan manusia tanaman yang menggunakan pupuk organik lebih menyehatkan karena kandungan nutrisinya lebih lengkap dan lebih banyak. ( Sumber PT. Petrokimia Gresik )
Berikut adalah Spesifikasi Pupuk Petroganik 
  • C-organik : Minimal 15%
  • Rasio C / N : 15 25
  • Kadar udara : Maksimal 8-20%
  • pH: 4 9
  • Warna : Coklat kehitaman
  • Bentuk : Granul
  • Dikemas dalam kantong bercap Pupuk Indonesia dengan isi 40 kg
Manfaat Dan Kegunaan :
  1. Memperbaiki struktur tanah sehingga tanah menjadi gembur, proses oksidasi lebih baik dan tidak mudah di serap tanaman
  2. Meningkatkan daya dukung udara sehingga dapat meningkatkan daya dukung udara dalam menjadi lebih baik
  3. Memperbaiki keseimbangan lingkungan disekitar tanaman, sehingga mikroorganisme dan bio tanah yang menguntungkan dapat hidup
  4. Sesuai untuk semua jenis tanah dan jenis tanaman.
  5. Keunggulan :
  6. Kadar C-Organik Tinggi
  7. Berbentuk granul sehingga mudah dalam aplikasi
  8. Aman dan ramah lingkungan
  9. Bebas dari biji-bijian gulma
  10. Kadar udara rendah sehingga lebih efisien dalam pengangkutan dan penyimpanan
  11. Dikemas dalam kantong kedap air
  12. Dosis dan penggunaan pupuk Petroganik :
  13. Padi dan Palawijaya: 500 - 1.000 Kg/ha
  14. Hortikultura: 2.000 Kg per ha
  15. Tanaman Keras : 3 Kg per pohon
  16. Tambak : 300 - 500 Kg per ha
  17. Mengolah Petroganik Resep Pertama
Bahan Yang Dibutuhkan :
  • Za 4 Kg
  • Petrorganik 100 Kg
  • Dedak 20 Kg
  • Dekomposer Extra 88 1 Liter
  • Molase 1 Liter
Proses Pembuatan :
Caranya Campur semua bahan hingga homogen atur kelembaban di 60% jika kurang bisa di tambahkan Air lalu ditutup dengan terpal selama 4 malam, Jaga suhu jangan melawati 40 derajat.
Cara aplikasi tabur sebelum tanam atau disaat tanaman umur belum 10 hari setelah tanam.
Fungsi untuk memacu pertumbuhan akar dan pertumbuhan bakteri baik dalam tanah sekitaran akar.
Bisa juga dijadikan POC Petrorganik sebagai bahan utama dengan komposisi 
Petro + Dedak + Indigenuos Mikroorganisme + Dekomposer Extra 88 + Air Leri + Serasah Daun Bambu yg sudah mulai membusuk kalau ada, ini untuk sumber Trico.
Dosis silahkan sesuaikan dengan kebutuhan lahan pertanian anda.
Mengolah Petroganik Resep Kedua
  1. Petroganik 250 Kg
  2. Pupuk Urea 5 Kg
  3. Ponska/SP 36/Dolomit 5kg
  4. IMO (Indigenuos Mikroorganisme) 1 Liter
  5. Gula Merah/Molase 1 Liter
  6. Air secukupnya
Campur jadi satu semua bahan tambahkan air yang sudah di campur dengan IMO+Molase, aduk lagi hingga homogen.
Peram min 3 hari. Jaga suhu jangan melawati 40 derajat.
Aplikasi pertama kali untuk lahan 1 ha, sampai panen. Untuk Fase pembuahan urea di ganti KCL. 
10 Kg pupuk yang telah jadi Aplikasi saat pengolahan lahan, lanjut 7 HST, lanjut tiap 20 HST ulang tiap 20 hari sekali namun ini tergantung kesuburan tanah. Jika tanah subur 4 kali pemupukan sudah cukup. Kelengkapan lainya bisa aplikasi hormon pesnab, poc, dan agen hayati.
Jika kita konsisten dengan ini saya rasa 2-3 musim tanam biaya operasional yang anda keluarkan akan semakin menurun.
Kalo jadikan sepray dan kocor tinggal rendam dulu. Dosis untuk sprai 250 ml/ tengki dan kocor 1 liter : 20 liter air
Untuk menghemat biaya ponska bisa di ganti dolomit/ kapur pertanian.

Mengolah Petroganik Resep Ketiga
  • Petroganik 6 sak
  • Ponska/TSP/Dolomit 50 kg Urea 5-10 kg
  • IMO (Indigenuos Mikroorganisme) 1 Liter
  • Agen hayati :
  • Tricoderma 1 Kg
  • Mikoriza 1 Kg
  • Metarizum 1 Kg
  • Fish Amino Acids (FAA) ½ Liter
  • Molase 1 Liter
  • Fermented Plant Juice (FPJ) 1Liter
  • Setelah semua bahan tercampur rata Fermentasi dengan ditutup terpal jaga suhu mak 40' Setelah dingin angin anginkan. Untuk tabur untuk 1 ha sekali tabur.
  • Untuk kocor 1kg rendam air 5 liter, kocor 1:20 Untuk sepray 1 gelas aqua untuk 1 teng
  • Keterangan : Mol lengkap jenis Probiotik Lokal bukan dari beli pabrikan.
  • Agen hayati (triko) juga jenis jamur untuk mengendalikan hama dan penyakit.
Petrorganik  Generatif
  • Untuk Fase Generative,
  • Untuk lahan 5000 Meter² 
Bahan Yang Dibutuhkan :
  1. Petroganik 100 Kg
  2. Kompos 2 karung
  3. 1 botol mineral asam batu semen
  4. 1 botol silika abu
  5. 2 kg Kaptan/Dolomit
  6. 10 liter Dekomposer Extra 88
  7. ½ liter Molase
Semua bahan diaduk hingga basah 30-35%. Setelah rata dicampur lagi dengan : 
  • SP 36 1 karung
  • NPK 30 kg
  • UREA 15-25kg
Kalau ada KCL 20 kg, atau bisa diganti dg garam krosok 10 kg. Setalah diaduk semua, maka siap tebar dilahan. Tujuan petroganik adalah untuk mncampur Mikroba dan POC.
Demikian Penjelasan tentang memperbanyak Petroganik semoga bisa sedikit mengurangi biaya operasional bidang Pertanian namun hasilnya bisa maksimal...
Bagi sahabat tani yang menyukai tulisan kami bisa berlangganan artikel di bidang Pertanian Peternakan Dan gaya hidup sehat..
Wassalam

Produk Pertanian :
  • PGPR  Harga Rp. 25.000/Liter
  • Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
  • Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
  • Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
  • Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
  • Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
  • Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
  • Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
  • Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
  • Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
  • Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
  • Enzim Rp. 30.000/Liter
  • Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573 

Kontak Person

Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia
Lokasi: Kunir, Kec. Dempet, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Indonesia

0 komentar:

Posting Komentar

Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya