METODE PENGOMPOSAN LIIMBAH RUMAH TANGGA
Assalamu'alaikum warohmatullohiwabarokatuh, sedulur tani semua, berjumpa kembali dengan kami team griyo tani Indonesia, semoga sedulur tani semua selalu dalam lindungan tuhan yang maha esa. kali ini kami akan membahas tentang proses pengomposan limbah rumah tangga. kenapa? karena beberapa bulan yang lalu, kami telah menjalin kerjasama dalam pengolahan limbah rumah tangga di sebuah desa, dimana limbah tersebut akan kami olah kembali menjadi Pupuk Organik Padat Dan Cair. dan alhamduliillah, program ini sudah mulai berjalan dengan membagun digester atau kompoternya. mohon dukungan dan do'anya semoga proyek ini berhasil. jika proses ini berhasil kami akan lanjut dengan mendirikan bang sampah di desa tersebut. lansung saja kita bahas tentang terjadinya proses daur ulang atau pengomposan. selamat menikmati.
APA YANG MENDASARI
TERJALIN-NYA KERJASAMA INI?
Manusia dalam
menjalani kehidupan sehari-hari, memiliki berbagai kebutuhan
yang harus dipenuhi. Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut akan menghasilkan bahan sisa, atau sampah yang disebut
dengan limbah rumah tangga. apa bila ini tidak
di tanggani dengan benar, maka akan berdampak buruk bagi Kesehatan dan
lingkungan.
Pembuangan limbah
rumah tangga secara sembarangan, dapat menimbulkan dampak
buruk bagi kesehatan masyarakat di sekitarnya. Beberapa penyakit yang dapat
disebabkan oleh limbah ini, yaitu penyakit diare, penyakit tifus, penyakit
kolera, penyakit jamur, serta penyakit cacingan. di desa
kedungori dempet demak dalam 1 minggu saja, kurang lebih 1 ton limbah sampah
rumah tangga yang terkumpul.
Dan untuk Penanganan sampah atau limbah rumah
tangga inilah, kami dari team griyo tani Indonesia bekerja sama dengan
Masyarakat Desa Kedungori kecamatan dempet kabupaten demak, menjalin kerja sama
dalam pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos. dimana kami team griyo
tani hanya sebagai Pendamping saja, sedangkan sponsorship dipegang oleh seorang
tokoh masyarakat.
BAHAN ORGANIK YANG BISA DIJADIKAN KOMPOS?
Kompos merupakan
salah satu jenis pupuk organik yang sudah ada sejak lama. Pengertian kompos
adalah bahan organik yang sudah mengalami proses pelapukan, karena terjadi
interaksi antara mikroorganisme atau bakteri pembusuk yang bekerja di dalam
bahan organik tersebut.
Sedangkan Bahan
organik yang dapat diolah menjadi kompos adalah rumput, jerami, sisa ranting
dan dahan, kotoran hewan, bunga yang rontok, air kencing hewan ternak, serta
bahan organik lainnya. Semua bahan organik tersebut akan mengalami pelapukan
yang diakibatkan oleh mikroorganisme yang tumbuh subur pada lingkungan lembap
dan basah.
Pada dasarnya,
proses pelapukan ini merupakan proses alamiah yang biasa terjadi di alam, tanpa
campur tangan manusia. Namun, proses
pelapukan secara alami ini berlangsung dalam jangka waktu yang sangat lama,
bahkan bisa mencapai tahunan. Untuk mempersingkat proses pelapukan ini,
diperlukan adanya bantuan dari manusia. Jika proses pengomposan dilakukan
dengan benar, proses hanya berlangsung selama 1 sampai 3 bulan saja, bahkan bisa lebih cepat lagi.
APA YANG INGIN DICAPAI DARI KERJA SAMA INI?
Kompos juga berguna
untuk meningkatkan daya ikat tanah terhadap air sehingga dapat menyimpan air
tanah lebih lama. Ketersediaan air di dalam tanah dapat mencegah lapisan kering
pada tanah. Penggunaan kompos bermanfaat untuk menjaga kesehatan akar serta
membuat akar tanaman mudah tumbuh.
Kandungan hara pada
kompos memang terbilang lebih sedikit dibandingkan pupuk anorganik. Oleh karena
itu, penggunaannya harus dilakukan dengan volume yang sangat banyak untuk
memenuhi kebutuhan hara tanaman. Namun, dilihat dari keuntungan yang bisa
diberikan kompos untuk tanah dan tanaman, rasanya tidak rugi harus
menggunakannya meskipun harus dalam volume yang besar.
- Sampah sisa makanan mulai dari sayur-sayuran hingga daging busuk,
- Kertas bekas maupun tisu yang sudah tak terpakai lagi,
- Dedaunan serta rumput,
- Potongan kayu,
- Bumbu dapur kadaluarsa,
- Bulu hewan yang rontok,
- Debu dari belakang lemari es,
- Hingga kotoran hewan peliharaan.
Tentunya sampah ini harus yang berjenis organik alias dapat
didaur ulang, Ada juga beberapa sampah rumah tangga namun tak bisa dimanfaatkan
untuk bahan pupuk kompos.
- Tumbuhan yang terkenan penyakit.
- Kertas kado metalik.
- Boks minuman yang dilapisi bahan metal.
- Kaca, Besi, Alumunium.
- Boks Kardus Makanan Bertekstur Greasy.
- Plastik.
- Botol atau kaleng bekas makanan atau minuman
ALAT APA SAJA YANG DI PERLUKAN UNTUK MEMBUAT KOMPOS
Ada dua jenis alat yang kita gunakan untuk membuat kompos yang disebut dengan digester aerob, dan digester an airob. sedangkan Cara Membuat Pupuk Kompos dari limbah Rumah Tangga ini sahabat tani bisa menyimak uraian berikut.
- Composting, atau wadah untuk proses pengomposa.
- Alat pengaduk dan sarung tangan.
- Ember atau wadah untuk melarutkan aktivator.
- Alat pemotong atau pencacah, misalnya pisau.
- Sampah atau limbah rumah tangga.
- Tanah Humus atau Kompos Yang sudah Jadi.
- Dekomposter 8 8 sebagai aktivator.
- Molase dan Air secukupnya.
Langkah
Pertama : Siapkan Alat dan Bahan yang Diperlukan.
Langkah
Kedua : Buat Lapisan Kompos Pertama.
Langkah
Ketiga : Tambahkan Lapisan Kedua.
Langkah
Keempat : Ulangi Pelapisan Sampah Cokelat dan Hijau Hingga Penuh.
Langkah Kelima :
Rawat Kompos hingga Waktunya Panen.
Langkah
Keenam : Kompos Anda Siap Dipanen
Mengompos adalah proses mencoba dan mencoba sampai Anda menemukan metode yang tepat. Oleh karena itu jangan takut gagal, karena jika kita sudah mahir dan tahu trik-triknya, siapa tahu kita menjadi ketagihan mengompos. Apalagi ketika kita tahu bahwa dengan mengompos, kita sudah membantu mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA.
Demikian
tujuan kami menjalin kerjasama ini, terlebih lagi manfa'at yang diberikan dari
kerjasama ini pastinya sangat besar, untuk menjaga kelestarian bumi untuk kita
wariskan ke anak cucu kita nanti. terima kasih juga atas dukungan warga desa
dan tokoh masyarakat desa kedungori yang telah memberikan kepercayaan pada Team
Griyo Tani Indonesia. sampai jumpa.
Produk Pertanian :
- PGPR Harga Rp. 25.000/Liter
- Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
- Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
- Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
- Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
- Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
- Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
- Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
- Waiting Agen Rp. 30.000/Liter
- Madam Sulfur Rp. 30.000/Liter
Produk Peternakan :
- Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
- Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
- Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
- Enzim Rp. 30.000/Liter
- Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :







0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya