JENIS DAN CARA PEMISAHAN CAMPURAN SECARA EKSTRAKSI
Prinsip Kerja, dan Jenisnya
Ekstraksi merupakan proses pemisahan zat atau bahan aktif dari campurannya
dengan menggunakan pelarut.
Pelarut yang digunakan harus dapat mengekstrak substansi
yang diinginkan tanpa melarutkan material lainnya.
Pengertian lain dari ekstraksi adalah metode pemisahan
campuran terhadap dua cairan yang tidak saling larut.
Ekstraksi dilakukan dengan menggunakan pelarut yang
didasarkan pada kelarutan komponen terhadap komponen lainnya dalam campuran,
biasanya berupa air dan pelarut organik. Sedangkan bahan yang akan di ekstrak
biasanya berupa bahan kering yang sudah dihancurkan atau berbentuk bubuk.
Prinsip Dasar Ekstraksi Dan Contohnya
Secara garis besar, pemisahan campuran secara ekstraksi
terbagi dalam tiga langkah dasar, sebagai berikut.
- Penambahan massa pelarut untuk dicampur dengan sampel melalui proses difusi.
- Zat terlarut terpisah dari sampel dan larut oleh pelarut membentuk fase ekstrak.
- Pemisahan fase ekstrak dengan sampel.
Teknik pemisahan campuran secara ekstraksi banyak digunakan
dala industri farmasi, industri makanan, dan juga penelitian lingkungan.
Salah satu contoh ekstraksi dalam kehidupan sehari-hari
adalah pada proses pembuatan teh. Pembuatan teh dilakukan dengan mencampurkan
daun teh dengan pelarut (air) pada suhu tinggi.
Hasilnya kita dapat mengekstrak beberapa senyawa, seperti
tanin, teobromin, polifenol, dan kafein yang memberikan warna coklat kemerahan
pada teh.
Contoh ekstraksi lainnya adalah pada pembuatan jamu. Di
dalam pembuatan jamu, daun tanaman sebagai bahan jamu direbus dengan air,
sehingga senyawa yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh akan terlarut dalam air.
Langkah selanjutnya serat daun dari campuran dipisahkan,
kemudian diambil sarinya. Setelah itu, air tersebut dikeringkan dan akan
didapatkan bubuk jamu.
Proses inilah yang mendasari ekstraksi bahan-bahan kimia
dari alam. Ekstraksi bahan alam bertujuan untuk menarik komponen kimia yang
terdapat pada bahan alam tersebut.
Jenis-Jenis Ekstraksi
Secara umum, ekstraksi dapat dibedakan menjadi dua yaitu
ekstrasi padat-cair dan ekstraksi Cair-cair.
- Ekstraksi Padat Ke Cair
Ekstraksi padat ke cair (Leaching) merupakan metode pemisahan campuran satu atau beberapa komponen
(solute) dari campurannya dalam padatan dengan menggunakan pelarut cair.
Pemisahan dapat
terjadi karena adanya perbedaan konsentrasi solute dalam padatan dengan
pelarutnya. Selain itu, pemisahan terjadi disebabkan kemampuan melarutnya
komponen dalam campuran.
- Ekstraksi Cair Ke Cair
Di dalam ekstraksi
cair-cair, senyawa yang dipisahkan
terdapat dalam campuran yang berupa cairan. Pada ekstraksi cair-cair, satu
komponen bahan atau lebih dari sebuah campuran (berupa cairan) akan dipisahkan
dengan bantuan pelarut.
Ektraksi cair-cair
terutama digunakan untuk pemisahan campuran yang tidak mungkin dilakukan dengan
cara destilasi.
Ekstraksi cair-cair
selalu terdiri dari sedikitnya dua tahap, yaitu pencampuran secara intensif
bahan ekstraksi dengan pelarut dan pemisahan kedua fase cair itu sesempurna
mungkin.
Faktor-Faktor yang
Memengaruhi Ekstraksi
Terdapat Beberapa faktor yang dapat memengaruhi teknik
pemisahan campuran secara ekstrasi.
Faktor-faktor yang memengaruhi ekstraksi antara lain
sebagai berikut.
Jenis Pelarut
Jenis pelarut dapat
memengaruhi senyawa yang terekstrask, jumlah zat terlarut yang terekstrak, dan
kecepatan ekstraksi.
- Suhu
Secara umum, kenaikan
suhu akan dapat meningkatkan jumlah zat terlarut ke dalam pelarut.
- Rasio pelarut dan bahan baku
Apabila rasio pelarut
dan bahan baku besar, maka akan memperbesar pula jumlah senyawa yang terlarut.
Akibatnya, laju ekstraksi akan semakin meningkat.
- Ukuran Partikel
Laju ekstraksi juga
meningkat apabila ukuran partikel bahan baku semakin kecil. Di dalam arti lain,
rendemen ekstrak akan semakin besar jika ukuran partikel semakin kecil.
- Pengadukan
Pengadukan berfungsi
untuk mempercepat terjadinya reaksi antara pelarut dengan zat terlarut.
- Lama Waktu
Lamanya waktu
ekstraksi akan menghasilkan ekstrak yang lebih banyak, karena kontak antara zat
terlarut dengan pelarut lebih lama.
Demikian ulasan mengenai pemisahan campuran secara
ekstraksi, prinsip kerja, dan jenisnya, Semoga bermanfaat.
Produk Pertanian :
- PGPR Harga Rp. 25.000/Liter
- Fish Amino Acids Rp. 25.000/½Liter
- Brown Rice Vinegar Rp. 50.000/Liter
- Coryn Bacteria Harga Rp. 30.000/½Liter
- Bio-Pestisida Harga Rp. 30.000/Liter
- Bio-Polymixa Harga Rp. 30.000/Liter
- Bio-Tricoderma Harga Rp. 50.000/Kg
- Mikoriza Harga Rp. 50.000/Kg
- Waiting Agen Rp. 30.000
Peternakan :
- Probiotik EXTRA 99 PLUS Rp. 20.000/Liter
- Oriental Herbal Nutrien Rp. 25.000/Liter
- Dekomposer EXTRA 88 Rp. 25.000/liter
- Enzim Rp. 30.000/Liter
- Desinfektan Rp. 20.000/Liter
CV. Griya Tani Indonesia
Office Address :
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet Kab Demak Jawa Tengah 59573
Kontak Person
Copyright © 2020 CV. Griya Tani
All right NATURAL FARMING Indonesia
All right NATURAL FARMING Indonesia







0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya