SEJUTA MANFAAT SILIKA DAN KALSIUM BAGI TANAMAN

Silikon Dioksida, juga dikenal sebagai silika atau asam silikat, merupakan oksida silicon yang memiliki rumus kimia SiO2. Silika ini paling sering ditemukan di alam sebagai pasir atau kuarsa, serta di dinding sel diatom.
Silika Berfungsi :
Meningkatkan produktivitas Tanaman.
Meningkatkan ketersediaan hara dalam tanah bagi tanaman.
Meningkatkan volume akar.
Efektif untuk mengurangi efek racun dari logam berat yang mencemari tanah.
Meningkatkan daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, serta stress lingkungan.
Manfaat Kalsium
Peran unsur kalsium (Ca) sangat dominan, terutama pada titik-titik tumbuh tanaman seperti pucuk muda dan ujung akar. Kekurangan kalsium menyebabkan pertumbuhan tanaman terhambat dan menurunnya kualitas buah. Gejala fisiologis akibat kekurangan kalsium (Ca) misalnya pecah buah pada semangka, busuk lunak pada mangga, ujung dan tepi daun mengering seperti terbakar pada kubis dan selada, busuk ujung buah pada tomat dan sebagainya.
Sifat kalsium yang tidak mudah berpindah dari daun tua ke daun muda dan sebaliknya memudahkan kita untuk mendeteksi gejala kekurangan kalsium. Gejala awal kekurangan kalsium dapat dilihat jika pada pucuk atau daun muda mengering seperti terbakar, busuk pada ujung buah dan berhentinya pertumbuhan akar. Unsur hara kalsium (Ca) dapat diperoleh pada produk pupuk kimia misalnya, nitrabor, calcinit, dolomit, fitomic dan lain-lain.
Mengoreksi keasaman tanah agar sesuai dengan pH yang diperlukan tanaman, kolam dan tambak.
Menetralisir kejenuhan zat – zat yang meracuni tanah, tanaman, kolam dan tambak jika zat tersebut berlebihan seperti zat Al (alumunium), Fe (zat besi), Cu (Tembaga)
Meningkatkan efektifitas dan efisiensi penyerapan zat – zat hara yang sudah ada dalam tanah baik yang berasal dari bahan organik maupun pemberian pupuk lainnya seperti Urea, TSP dan Kcl untuk tanaman yang kecukupan unsur Silika dan Calsium membuat tanaman ini tahan terhadap daun keriting dan Serangan hama. Cara mudah untuk menyediakan dua unsur ini didalam tanah adalah dengan memakai sekam padi dan kapur bangunan.
Sekam bakar dihampar ditaburi kapur diaduk rata kemudian disiram air sampai basah. Itu saja.
Kapur bangunan ber pH sangat tinggi punya daya pengurai yang kuat shg dg mudah akan mengurai lapisan silika yg ada di permukaan sekam padi jika ditambah air. Sejaligus betfungsi menambah unsur kalsium ke dalam tanah.
Manfaat Dari Sekam Bakar
Membuat tanah lebih remah shg udara dlm tanah lebih tercukupi. Sekam bakar dan kapur ini bisa dicampur dulu disiram dg air dibiarkan hingga saatnya nanti ditabur ke lahan dicampur pupuk kandang sebagai pupuk dasar saat pengolahan tanah, atau bisa dicampur langsung di lahan bersama dg pengolahan lahan.
Mudah murah dan praktis. Tapi manfaatnya bisa diandalkan. Banyak Petani mengeluhkan tanaman buah saat berbunga banyak yang rontok..
Maka Kalsium ini bisa jadi solusi menguatkan bunga. Selain kalsiumnya yg berperan langsung juga dampak kalsium yg mampu mengaktifasi unsur unsur mineral tanah menjafi nutrisi tanaman yang siap saji
Cara membuat pupuk silika :
Menggunakan bahan dari abu sekam padi. Abu sekam direndam air terlebih dahulu untuk mengurangi beberapa unsur yg ada. Air abu bisa dimanfaatkan juga.
Buat larutan Soda Api atau NaOH atau KOH dengan komposisi 1 liter Air 300 - 500 gram NaOH/KOH.
Panaskan larutan tersebut kemudian masukkan endapan abu sekam yg sudah di bilas td. Terus panaskan sambil diaduk hingga mengental.
Ada dua pilihan :
Dipanaskan sampai membentuk jeli, atau
Disaring sebelum menjadi jeli.
Pilihan 1 :
Bila dipanaskan hingga membentuk jel maka jel nanti di ambil kemudian di bilas. Kemudian Jeli ditimbang untuk SOP sendiri nanti atau tanpa di timbang yg nantinya menggunakan ilmu niteni
Jely dilarutkan kembali menggunakan NaOH/KOH setelah larut bisa digunakan langsung. Untuk aplikasi diencerkan terlebih dahulu.
Larutan disaring dan ambil airnya. Larutan tersebut diberikan air zurr sedikit demi sedikit sehingga muncul endapan SiO2 yg lebih murni dibandingkan proses 1.
Setelah diambil endapannya kemudian di bilas beberapa kali. Timbang berat nya Kemudian larutkan kembali dengan KOH.
Untuk KOH sebaiknya ditimbang beratnya agar mendapatkan komposisi terukur dosis. Bila tidak maka silahkan pakai ilmu titen..
Abu sekam langsung di larutkan dengan larutan NaOH/KOH. Air yg digunakan air panas saat mencampur NaOH/KOH kemudian segera masukkan abu sekam.
Dosis berdasarkan ilmu niteni dari jumlah yg di kerjakan masing2 atau bisa bertanya pada yg sudah menggunakannya.
Dari Silika Gel
Cara pembuatan :
Siapkan air bersih 250 ml. Di usahakan pakai air minum.
Masukkan KOH 100 gram ke air hingga larut sambil dipanaskan.
Masukkan silika gel sebanyak 50 gram sambil diaduk hingga gel hilang atau larut. Bila posisi mengental ditambah air lagi secukupnya.
Ukur hasil volume larutan berapa ml.
Hasil volume selalu di bagi 100 karena disesuaikan jumlah KOH sebagai patokan dosis. Contoh bila hasil ukur akhir 200 ml maka di bagi 100 maka 200 : 100 = 2 cc. Maka Dosis pencampuran aplikasi = 2 cc dicampur air 4 liter - 5 liter. Bila ingin di campur ke POC maka larutan silika harus di encerkan.
Demikian Penjelasan singkat tentang manfaat Sillikon Dioksida dan Kalsium untuk tanaman semoga bermanfaat
Wassalam...
CV. GRIYA TANI Indonesia
Hanif Miftahul Huda
D/a : Jl. K Mustajib RT 001/002 Kel Kunir Kec Dempet
Kab Demak Jawa Tengah 59573
Kontak Person
Copyright © 2020 INF Studio's
All right NATURAL FARMING Indonesia






0 komentar:
Posting Komentar
Terimakasih Sudah Berkunjung ke Blog saya